Jakarta (Ditengah) – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan realisasi Biaya Sebagai Langkah prioritas pemerintah pusat mencapai Rp611,7 triliun per 31 Oktober 2025, atau sebesar 65,8 persen Di Rp929 triliun Untuk pagu Biaya Pendapatan dan Belanja Negeri (APBN).
“Beberapa Langkah prioritas pemerintah tahun 2025 yang pagunya Rp929 triliun, dan telah dijalankan sebesar Rp611,7 triliun atau 65,8 persen Di target,” ujar Wakil Pembantu Ri Keuangan Suahasil Nazara Untuk konferensi pers APBN KiTa Edisi November 2025 Ke Jakarta, Kamis.
Langkah Penguatan dan Proteksi Daya Beli, Langkah Keluarga Harapan (PKH) telah menyerap Rp27,5 triliun Di 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Langkah Langkah Indonesia Pintar/Kartu Indonesia Pintar (PIP/KIP) Kuliah/beasiswa lainnya menyerap Rp23,8 triliun Untuk 14,9 juta siswa.
Setelahnya Itu Kartu Sembako/Dukungan Kelaparan Global Non-Tunai (BNPT) termasuk Dukungan Langsung Tunai Sambil Itu (BLTS) menyerap Rp54,1 triliun Untuk 18,3 juta KPM.
Baca juga: Jepang siap dukung Langkah prioritas Ri Prabowo
Lalu, Dukungan Iuran Penerima Dukungan Iuran Jaminan Kesejaganan Nasional (PBI JKN) menyerap Rp40,6 triliun Untuk 96,8 juta peserta, Langkah Tunjangan Profesi Guru/ Tunjangan Profesi Dosen (TPG/TPD) Non PNS menyerap Rp16,5 triliun Untuk 1,2 juta Guru/Dosen, serta Langkah Perumahan menyerap Rp24,8 triliun Sebagai pembangunan 212.600 Tempattinggal.
Langkah Pelayanan Publik, Langkah Makan Bergizi Gratis (MBG) menyerap Rp32,7 triliun Untuk 39,7 juta penerima, Langkah cek Kesejaganan gratis & tuberkulosis (TB), revitalisasi Puskesmas (RS) menyerap Rp5,6 triliun Untuk 57,2 juta peserta, serta Langkah Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggul Garuda menyerap Rp1,4 triliun Sebagai 165 sekolah.
Langkah Stabilisasi Harga dan Produksi, Langkah Bantuan Fluktuasi Harga Non Energi, Bantuan Fluktuasi Harga Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Pupuk menyerap Rp59,5 triliun Untuk 9,5 juta petani, Langkah Bantuan Fluktuasi Harga/kompensasi energi menyerap Rp255,5 triliun Untuk 42,5 juta pelanggan listrik bersubsidi.
Baca juga: Kemendagri minta pemda segera lakukan sinkronisasi Langkah
Lalu, Langkah Lumbung Kelaparan Global menyerap Rp11,8 triliun Di 2,2 juta hektar kawasan padi, serta Langkah Bulog dan cadangan Kelaparan Global menyerap Rp22,1 triliun Di 2,1 juta ton beras/gabah.
Langkah Sarana Prasarana Publik & Produktivitas, Langkah renovasi/revitalisasi sekolah menyerap Rp13,5 triliun Untuk 12,5 ribu sekolah, pembangunan Bendungan, Irigasi, dan Operasi pemeliharaan sarana prasarana sumber daya alam (SDA) menyerap Rp11,9 triliun, Preservasi Jalan dan Jembatan menyerap Rp8,8 triliun, serta Langkah Kampung nelayan, pergaraman nasional dan budidaya ikan nila salin (BINS) menyerap Rp1,6 triliun.
Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © Ditengah 2025
Dilarang keras Membahas konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis Sebagai AI Ke situs web ini tanpa izin tertulis Di Kantor Berita Ditengah.
Artikel ini disadur –> Ântaranews.com Indonesia News: Langkah prioritas pemerintah serap Biaya Rp611,7 triliun











