PT Bank Negara Indonesia (BNI) optimistis pada Momen Ramadan lalu Lebaran atau hingga 31 Maret 2025 dapat menyalurkan kredit bidang usaha rakyat (KUR) dengan total sampai dengan Mata Uang Rupiah 3 triliun
“Sehubungan dengan target pemerintah terkait dengan penyerapan KUR di tempat Maret 2025 ini, BNI masih optimistis dapat berkontribusi pada harapan tersebut,” ungkap General Manager Divisi Bisnis Usaha Kecil Bank BNI Sunarna Eka Nugraha untuk kontan.co.id, hari terakhir pekan (7/3).
Adapun realisasi penyaluran KUR BNI sampai dengan 28 Februari 2025 sebesar Simbol Rupiah 1,69 triliun, dengan total penerima KUR mencapai 7.500 UMKM.
Sunarna menerangkan, sektor prioritas di penyaluran KUR BNI masih didominasi oleh sektor perdagangan. Selain itu, BNI juga fokus untuk meningkatkan penyerapan KUR pada sektor-sektor produktif seperti pertanian, sektor pengolahan, dan juga jasa-jasa.
Dalam rangka meningkatkan penyerapan KUR, BNI menerapkan berbagai strategi, salah satu strategi utama yang dijalankan BNI adalah melalui optimalisasi industri value chain, selected target market UMKM Unggulan di dalam masing-masing wilayah, kemudian klien UMKM yang dimaksud menjadikan BNI sebagai mitra utama di operasional usahanya.











