Kewajiban neto yang menurun dipengaruhi Dari penurunan posisi kewajiban Perbankan luar negeri (KFLN) yang lebih Di Di penurunan posisi aset Perbankan luar negeri
Jakarta (Di) – Bank Indonesia (Bankindonesia) melaporkan posisi Penanaman Modal Di Negeri internasional (PII) Indonesia Ke triwulan I 2026 mencatat kewajiban neto yang menurun menjadi 227,6 miliar Kurs Matauang Amerika AS, Di posisi sebesar 273,4 miliar Kurs Matauang Amerika AS Ke akhir triwulan IV 2025.
“Kewajiban neto yang menurun dipengaruhi Dari penurunan posisi kewajiban Perbankan luar negeri (KFLN) yang lebih Di Di penurunan posisi aset Perbankan luar negeri (AFLN),” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bankindonesia Ramdan Denny Prakoso Di keterangannya Hingga Jakarta, Rabu.
Didalam Detail, posisi AFLN Indonesia menurun terutama dipengaruhi Dari penurunan posisi cadangan devisa sejalan Didalam kebutuhan valas Sebagai pembayaran utang luar negeri pemerintah serta Keputusan stabilisasi Nilai Mata Uang Kurs Matauang Nasional sebagai respons Bankindonesia Pada tingginya ketidakpastian pasar keuangan Dunia.
Posisi AFLN Ke akhir triwulan I 2026 tercatat sebesar 556,7 miliar Kurs Matauang Amerika AS, turun 0,4 persen (quarter to quarter/qtq) Di 559,1 miliar Kurs Matauang Amerika AS Ke akhir triwulan IV 2025.
Penurunan posisi AFLN juga dipengaruhi Dari pelemahan harga aset dan penguatan Nilai Mata Uang Kurs Matauang Amerika AS Pada beberapa Kurs Matauang Negeri penempatan aset, Hingga Di meningkatnya posisi aset Penanaman Modal Di Negeri langsung, Penanaman Modal Di Negeri portofolio, dan Penanaman Modal Di Negeri lainnya.
Hingga sisi lain, posisi KFLN Indonesia menurun Hingga Di aliran masuk modal Asing Ke Penanaman Modal Di Negeri langsung dan Penanaman Modal Di Negeri portofolio yang tetap terjaga.
Posisi KFLN Indonesia Ke akhir triwulan I 2026 tercatat sebesar 784,3 miliar Kurs Matauang Amerika AS, turun sebesar 5,8 persen (quarter to quarter/qtq) Di 832,6 miliar Kurs Matauang Amerika AS Ke akhir triwulan IV 2025.
Penurunan tersebut terutama bersumber Di pelemahan nilai instrumen keuangan domestik Hingga Di kinerja Penanaman Modal Di Negeri langsung yang tetap membukukan surplus yang mencerminkan tetap terjaganya kepercayaan investor Pada prospek ekonomi domestik.
Posisi Penanaman Modal Di Negeri portofolio dan Penanaman Modal Di Negeri lainnya menurun sejalan Didalam pembayaran surat utang sektor swasta dan pinjaman luar negeri yang jatuh tempo.
Hingga Di Itu, posisi KFLN juga dipengaruhi Dari pelemahan harga saham dan penguatan Nilai Mata Uang Kurs Matauang Amerika AS Pada mayoritas Kurs Matauang Dunia, termasuk Kurs Matauang Nasional.
Bankindonesia memandang perkembangan PII Indonesia Ke triwulan I 2026 tetap terjaga, Agar mendukung ketahanan eksternal.
Hal ini tecermin Di rasio PII Indonesia Pada PDB Ke triwulan I 2026 sebesar 15,5 persen, lebih rendah dibandingkan 18,9 persen Ke triwulan IV 2025.
Hingga Di Itu, struktur kewajiban PII Indonesia juga didominasi Dari instrumen berjangka panjang (92,5 persen) terutama Di bentuk Penanaman Modal Di Negeri langsung.
Bankindonesia Berkata bahwa Hingga Di, pihaknya senantiasa mencermati dinamika perekonomian Dunia yang dapat memengaruhi prospek PII Indonesia dan terus memperkuat respons bauran Keputusan yang didukung sinergi Keputusan yang erat Didalam pemerintah dan otoritas Yang Berhubungan Didalam guna memperkuat ketahanan sektor eksternal. Hingga Di Itu, Bankindonesia Akansegera terus Menyimak potensi risiko Yang Berhubungan Didalam kewajiban neto PII Pada perekonomian.
Baca juga: Bankindonesia: Kewajiban neto PII Indonesia 2025 naik Hingga 272,6 miliar Kurs Matauang Amerika AS
Baca juga: Bankindonesia: Kewajiban neto Penanaman Modal Di Negeri internasional RI naik Ke TW-III 2025
Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © Di 2026
Dilarang keras Membahas konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis Sebagai AI Hingga situs web ini tanpa izin tertulis Di Kantor Berita Di.
Artikel ini disadur –> Ântaranews.com Indonesia News: Bankindonesia: Kewajiban neto PII Indonesia turun Dari Sebab Itu 227,6 miliar Kurs Matauang Amerika Hingga TW-I











