Jakarta (Pintu Informasi) – Analis Reku Fahmi Almuttaqin menilai bahwa Bitcoin (BTC) tetap menjanjikan Bagi investor jangka menengah dan panjang Bersama beberapa indikator yang Menunjukkan potensi positif, terlepas Bersama penurunan harga yang terjadi.
“Ini didukung Bersama Gaya akumulasi dan narasi cadangan aset institusional yang masih kuat,” kata Fahmi Untuk keterangannya Ke Jakarta, Selasa.
Bagi trader atau investor yang ingin masuk Di pasar kripto Bagi memanfaatkan potensi rebound, situasi Di ini dinilai masih menyimpan Potensi Menarik Perhatian, meski Bersama risiko yang cukup tinggi.
Fahmi mengingatkan bahwa Ke struktur pasar Di ini, likuiditas dan narasi makro masih Berencana memainkan peran besar Untuk menentukan arah pasar Di Didepan.
Selain Bitcoin, catat Fahmi, altcoin juga Memperoleh potensi yang menjanjikan. Kekuatan harga altcoin Ke sektor AI dan RWA Untuk beberapa hari terakhir mencerminkan tingkat kepercayaan investor yang relatif tinggi Pada sektor-sektor strategis tersebut.
Adapun pasar kripto masih berada Untuk fase konsolidasi yang penuh tantangan. Bitcoin terus Menyaksikan tekanan Bersama penurunan 8,21 persen Untuk sepekan terakhir Di level 104.000 Usd AS Ke Selasa Setelahnya Menyaksikan breakdown menembus level support 108.000 Usd AS.
Bitcoin menutup Oktober Bersama Prestasi negatif Bagi pertama kalinya Untuk enam tahun terakhir. Dari mulai aktif diperdagangkan Ke 2013, Bitcoin tercatat hanya membukukan kinerja negatif Ke Oktober sebanyak tiga kali, yaitu Ke 2014, 2018, dan 2025.
Sambil Itu, beberapa altcoin mulai Menunjukkan Prestasi harga yang lebih stabil, khususnya Ke sektor AI dan RWA.
Akan Tetapi Secara Keseluruhan, altcoin masih Menyaksikan tekanan yang signifikan, Bersama beberapa altcoin terbesar seperti ETH, XRP, BNB, SOL, LINK, DOGE, dan HYPE kompak anjlok lebih Bersama 5 persen Untuk 24 jam terakhir.
Fahmi menilai, pelemahan Ke pasar kripto disebabkan Bersama Kebugaran likuiditas pasar yang Lebih ketat Ke Ditengah berkembangnya sentimen risk-off Setelahnya paparan The Fed mengenai ketidakpastian pemangkasan suku bunga Ke Desember mendatang.
Ia menjelaskan bahwa Kebugaran likuiditas ketat dan gejolak makro serta ditambah Kebugaran shutdown pemerintah AS, membuat Bitcoin sebagai aset risk-on Menyaksikan tekanan yang cukup serius.
Meski demikian, indikator puncak bull market yang dikompilasi Bersama Glassnode Menunjukkan sinyal 100 persen hold, Bersama belum ada satu pun Bersama 30 metrik yang digunakan mengonfirmasi bahwa siklus bullish Bitcoin telah berakhir.
Bersama 30 indikator tersebut, tujuh Ke antaranya Di ini Menunjukkan tingkat ketercapaian lebih Bersama 70 persen, yang mana ketercapaian 100 persen biasanya menandai puncak fase bullish Untuk satu siklus.
Menurut Fahmi, Bitcoin Di ini memasuki zona distribusi awal Untuk siklus jangka menengahnya, yang mana para investor, khususnya yang sudah berada Untuk posisi untung, mulai merealisasikan profit Ke Ditengah meningkatnya ketidakpastian Di Didepan.
Kebugaran ini belum mengindikasikan tercapainya level harga puncak siklus dan potensi kenaikan lanjutan masih terbuka.
Menurut Fahmi, investor konservatif cenderung memilih mengamankan posisi sambil menunggu kejelasan Lebih Jelas Bersama faktor-faktor yang dapat mendukung Perkembangan instrumen risk-on seperti Bitcoin.
Ke Ditengah sentimen yang berkembang tersebut, jumlah Bitcoin Ke bursa perdagangan terpusat (centralized exchange) justru Menyaksikan penurunan.
Fahmi mengatakan bahwa hal ini Menunjukkan lebih banyak Bitcoin yang ditarik Bersama bursa Bagi disimpan dibandingkan yang dikirim Di bursa Bagi dijual.
“Kebugaran ini mensinyalir potensi dapat Lebih meningkatnya nilai kelangkaan Bitcoin yang membuatnya Lebih bernilai sebagai aset Penanaman Modal Untuk Negeri jangka panjang,” kata Fahmi.
Baca juga: Prediksi Puncak Harga Bitcoin Menggunakan 5 Indikator
Baca juga: Revisi Aturantertulis P2SK diharapkan Bersama Sebab Itu fondasi penguatan ekosistem kripto RI
Baca juga: Analis: Likuiditas ketat dan Permasalahan Pertempuran dagang dorong pelemahan kripto
Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © Pintu Informasi 2025
Dilarang keras Memutuskan konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis Bagi AI Ke situs web ini tanpa izin tertulis Bersama Kantor Berita Pintu Informasi.
Artikel ini disadur –> Ântaranews.com Indonesia News: Analis nilai Bitcoin tetap menjanjikan meski pelemahan terus terjadi











