Kami memperbarui PDaja.com agar tidak hanya menjadi platform pengajuan pinjaman, tetapi juga sebagai alat bantu yang Menyediakan transparansi, Pelatihan, dan kenyamanan Untuk proses pembiayaan.
Jakarta (Di) – PT Bank Sahabat Sampoerna (Bank Sampoerna) mencatat penyaluran pinjaman Melewati layanan digital PDaja.com hingga Pada ini telah mencapai lebih Untuk Rp1,9 triliun yang diberikan kepada lebih Untuk 1.051 nasabah, Di Disekitar 800 pinjaman yang masih aktif.
Perkembangan ini, menurut perseroan, didukung Di lebih Untuk 1.800 mitra Usaha individu dan 35 mitra koperasi Hingga berbagai Daerah Indonesia.
Direktur ESME Business Bank Sampoerna Rudy Mahasin Untuk keterangan Hingga Jakarta, Rabu, menegaskan bahwa PDaja.com merupakan langkah strategis perusahaan Untuk memperluas inklusi keuangan dan Menyediakan Penghayatan digital yang efisien Bagi nasabah.
“Kami memahami bahwa Kelajuan dan kepastian merupakan kebutuhan utama nasabah Pada ini. Sebab itu, kami memperbarui PDaja.com agar tidak hanya menjadi platform pengajuan pinjaman, tetapi juga sebagai alat bantu yang Menyediakan transparansi, Pelatihan, dan kenyamanan Untuk proses pembiayaan,” kata Rudy.
Lending Center Divison Head Bank Sampoerna Hendra Setiawan menjelaskan bahwa PDaja.com merupakan wujud nyata komitmen Bank Sampoerna Untuk Menyediakan solusi Keuangan yang mudah, cepat, dan transparan.
Layanan tersebut berorientasi Sebagai memenuhi kebutuhan Komunitas yang menjadi nasabah Untuk mengakses pinjaman Bank Sampoerna secara digital, Supaya dapat dimanfaatkan Untuk setiap tahap kehidupan.
Hendra mengatakan, banyak orang merasa ragu Sebagai mengajukan kredit, Sebab tidak tahu apakah mereka memenuhi syarat atau berapa besar kewajiban yang harus dibayar.
Kini, Melewati website PDaja.com, Komunitas bisa melakukan self-assessment secara mandiri dan Merasakan pre-approval begitu selesai mengisi formulir ajukan pinjaman.
“Kami seringkali bertanya kepada pelaku Dan Menengah, apa kendala mereka Untuk mengakses layanan kredit Untuk perbankan. Menurut mereka proses pengajuan kreditnya lama dan dokumen yang dibutuhkan banyak. Setelahnya mengumpulkan dokumen dan ditunggu cukup lama, ternyata pengajuan tidak dapat disetujui. PDaja.com hadir Sebagai Menyediakan solusi atas kendala ini,” ujar Hendra.
Di layanan berbasis website, Komunitas dapat mengetahui apakah Di data yang dimiliki, pengajuan kreditnya dapat disetujui atau tidak.
Cukup Di mengisi self-assesment lima menit, termasuk memasukkan geotagging jaminan yang dimiliki, Komunitas dapat memperoleh persetujuan awal yang berisi plafon indikatif berapa nominal pinjaman yang dapat disetujui.
Setelahnya Merasakan persetujuan awal ini, mereka dapat mengirimkan dokumen Sebagai diverifikasi Di petugas bank apakah sesuai Di self-assesment yang telah diisi Sebelumnya. Jika sesuai, maksimal Untuk dua minggu kredit sudah dapat dicairkan.
Di proses yang sepenuhnya digital, Komunitas dapat memperoleh gambaran kemampuan Keuangan mereka Sebelumnya melanjutkan Hingga tahap pengajuan resmi.
“Fitur ini membantu orang Memutuskan keputusan lebih tepat Sebelum awal, sekaligus mempercepat proses persetujuan,” kata Hendra pula.
Sebagai bentuk fleksibilitas Bagi Kandidat debitur, Bank Sampoerna juga menyediakan fasilitas plafon rekening koran (PRK), pinjaman angsuran, maupun pinjaman tetap yang dapat disesuaikan Di kebutuhan dan cashflow nasabah. Jaminan yang diterima adalah Tempattinggal, ruko, apartemen, atau gudang.
Komunitas dapat mengajukan pinjaman secara online Melewati PDaja.com Sebagai berbagai kebutuhan baik konsumtif maupun produktif tanpa harus Melewati proses panjang.
Baca juga: Bank Sampoerna: Porsi kredit Dan Menengah capai 64 persen Hingga akhir kuartal II
Baca juga: Bank Sampoerna bukukan laba bersih Rp10,7 miliar per kuartal III 2025
Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © Di 2025
Dilarang keras Memutuskan konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis Sebagai AI Hingga situs web ini tanpa izin tertulis Untuk Kantor Berita Di.
Artikel ini disadur –> Ântaranews.com Indonesia News: Bank Sampoerna salurkan pinjaman Rp1,9 triliun lewat layanan PDaja.com











