Jakarta (Di) – Kepala Badan Ketahanan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengatakan Dukungan Ketahanan Pangan beras fortifikasi Akansegera disalurkan Di tiga bulan terakhir tahun 2025.
“Itu disiapkan sampai Di akhir tahun, Di Sebab Itu 3 bulan,” kata Arief Di ditemui Ke Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Ketahanan Pangan RI, Jakarta, Rabu.
Beras fortifikasi merupakan beras yang mengandung vitamin serta mineral, seperti B1, B3, B9, B12, hingga Zinc.
Dukungan Ketahanan Pangan terfortifikasi dan biofortifikasi tersebut, lanjut dia, merupakan langkah strategis pemerintah Di Memperbaiki akses dan konsumsi Ketahanan Pangan bergizi Untuk keluarga sasaran Ke Daerah rentan rawan Ketahanan Pangan.
Penerima manfaat Di beras fortifikasi ini berbeda Di penerima Dukungan Ketahanan Pangan beras yang disalurkan Melewati Perum Bulog sebesar 18,27 juta keluarga penerima manfaat (KPM), katanya, menambahkan.
Tak hanya berbeda Di kandungan vitamin dan mineral, beras fortifikasi juga Memiliki Biaya penyaluran yang berbeda, yakni berasal Di Bapanas.
“Di Sebab Itu kalau beras biasa Rp14.000-Rp15.000, ini Mungkin Saja Rp17.000 gitu ya,” ujar Arief.
Bapanas melakukan Peluncuran Dukungan Ketahanan Pangan Terfortifikasi dan Biofortifikasi tahun 2025 Ke Kantor Kecamatan Pamijahan, Bogor, Selasa (30/9).
Pemberian beras fortifikasi Di menyasar Kelompok tertentu Ke Daerah rentan rawan Ketahanan Pangan Memiliki tujuan spesifik yang selaras Di semangat penurunan tengkes sesuai Peraturan Ri (Perpres) Nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.
Ke Di Itu, Inisiatif tersebut juga menjadi Dibagian strategis pembangunan ketahanan Ketahanan Pangan nasional Di RPJMN 2025-2029 dan merupakan inisiatif penting Sebagai mendukung visi Indonesia Emas 2045 sebagaimana diarahkan Ri Prabowo Subianto.
Sebagai memastikan mutu dan Standar beras yang dihasilkan, telah ditetapkan standar kernel beras fortifikasi Melewati SNI 9314:2024 dan standar beras fortifikasi Melewati SNI 9372:2025 sebagai acuan mutu dan Keselamatan beras fortifikasi Ke Indonesia yang perumusannya digawangi Di Badan Ketahanan Pangan Nasional.
Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © Di 2025
Dilarang keras Memutuskan konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis Sebagai AI Ke situs web ini tanpa izin tertulis Di Kantor Berita Di.
Artikel ini disadur –> antaranews.com Indonesia News: Bapanas: Dukungan beras fortifikasi disalurkan hingga akhir 2025











