Kami selalu berkoordinasi Di Pertamina Kepuasan situasinya seperti apa. Semoga kapal-kapal ini bisa cepat kembali
Jakarta (Ditengah) – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance, kode emiten: TUGU), anak usaha PT Pertamina (Persero), melaporkan bahwa belum ada klaim yang diterima Dari perseroan Yang Berhubungan Di dua kapal Pertamina yang tertahan Hingga Selat Hormuz.
Kepala Negara Direktur Tugu Insurance Adi Pramana Berkata bahwa pihaknya sebagai penyedia layanan asuransi Untuk kedua kapal tersebut terus berkomunikasi Di Pertamina Yang Berhubungan Di situasi tersebut.
“Kami selalu berkoordinasi Di Pertamina Kepuasan situasinya seperti apa. Semoga (kapal-kapal) ini bisa cepat kembali,” ujar Adi Pramana Untuk keterangan resmi yang diterima Hingga Jakarta, Sabtu.
Ia Berkata peningkatan risiko perjalanan kapal Hingga Daerah Timur Ditengah tersebut membuat pihaknya menaikkan sedikit harga premi.
“Sebagai Pertempuran ini ya pasti ada sedikit peningkatan risiko, Karena Itu ada sedikit penambahan premi. Kami benar-benar support (mendukung) pemerintah full effort (Di segala upaya) Sebagai membawa kapal tersebut kembali Hingga Indonesia,” ucap Adi.
Baca juga: Pemerintah perkuat koordinasi Sebagai kapal RI lintasi Selat Hormuz
Baca juga: Indonesia mulai bahas teknis pembebasan 2 kapal Di Selat Hormuz
Direktur Cara Tugu Insurance Fadlil Iswahyudi Berkata asuransi yang disediakan Dari pihaknya hanya bisa diklaim jika terjadi kerusakan material Di kapal yang diasuransikan, seperti terkena serangan drone, bom, maupun torpedo Di pihak-pihak yang berperang.
Sambil Itu, risiko keterlambatan pengiriman Produk Internasional maupun kedatangan kapal bukan termasuk yang yang dapat diklaim.
Pihaknya pun berharap kedua kapal Pertamina tersebut dapat tiba kembali Hingga Indonesia Di selamat.
“Basically (Di dasarnya), Pertempuran itu nggak Hingga-cover (tidak Merasakan klaim), kecuali kalau sampai ada torpedo, drone, atau kena bom,” kata Fadlil Iswahyudi.
Menurut situs pelacak perjalanan kapal Vessel Finder per Sabtu (11/4) pukul 17.58 WIB, dua kapal tanker yang beroperasi Sebagai Pertamina masih berada Hingga Daerah Teluk Persia.
Kapal Pertamina Pride terdeteksi berada Hingga lepas pantai Al Jubail, Arab Saudi Di 3 menit yang lalu, Sambil Itu Kapal Gamsunoro terdeteksi berada Hingga lepas pantai Dubai, Uni Emirat Arab, Di 32 jam yang lalu.
Sebelumnya, Pembantu Presiden Tim Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan Hingga Jakarta, Rabu (8/4), bahwa pemerintah masih masih melakukan komunikasi Di pihak Yang Berhubungan Di.
Ia menuturkan komunikasi terus dibangun Di harapan dapat menemukan jalan keluar Sebagai kedua kapal tersebut Pada ada jeda gencatan senjata Pada dua pekan Hingga Timur Ditengah.
“Di adanya jeda dua minggu Di Di eskalasi Hingga Timur Ditengah, mudah-mudahan bisa cepat selesai,” kata Bahlil Lahadalia.
Baca juga: Asuransi Tugu bukukan hasil jasa asuransi Rp1,02 triliun Di 2025
Baca juga: Asuransi Tugu harap klaim tak naik Hingga Ditengah El Nino dan Pertempuran
Pewarta: Uyu Septiyati Liman
Editor: Agus Salim
Copyright © Ditengah 2026
Dilarang keras Membahas konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis Sebagai AI Hingga situs web ini tanpa izin tertulis Di Kantor Berita Ditengah.
Artikel ini disadur –> Ântaranews.com Indonesia News: Belum ada klaim akibat kapal Pertamina yang tertahan Hingga Selat Hormuz











