Jakarta (Di) – Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Perum LKBN Di Nina Kurnia Dewi mengatakan Sumber Daya Manusia (SDM) Hingga Kabupaten Batang, Jawa Ditengah, perlu menyiapkan diri, baik Untuk sisi kompetensi dan Pembelajaran, Sebagai bisa memanfaatkan secara optimal pesatnya Perkembangan industri Hingga kawasan tersebut.
Nina Kurnia Dewi yang juga Ketua Paguyuban Alumni Ikatan Mahasiswa Pekalongan dan Batang Institut Agrikultur Bogor (Imapeka IPB) menilai langkah ini penting agar Kelompok Batang tidak hanya menjadi penonton Hingga Ditengah lonjakan Penanaman Modal Asing besar Hingga Area tersebut, terlebih Didalam adanya Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).
“Industri Hingga Batang Lagi tumbuh pesat. Di 2027, sedikitnya 40 industri Terbaru Akansegera beroperasi. Ini Akansegera Menarik Perhatian tenaga kerja Untuk luar Area. Lantaran itu, Kelompok Batang harus benar-benar siap Untuk sisi kompetensi dan Pembelajaran,” ujar Nina usai Berpartisipasi Untuk Silaturahmi Tokoh Kelompok Kabupaten Batang Hingga kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa.
Ia menyampaikan, pembangunan SDM perlu menjadi prioritas utama Sebelumnya Batang berubah menjadi kota metropolitan sejalan Didalam perkembangan industri.
Hingga Di Itu, pemerintah Area bersama pelaku usaha juga diharapkan dapat berperan aktif Untuk menyiapkan pelatihan dan pendampingan. Menurutnya, hal ini bertujuan agar tenaga kerja lokal Memiliki daya saing dan tidak kalah Didalam pendatang.
“Jangan sampai industri besar tumbuh, tetapi tenaga kerjanya justru didominasi orang Untuk luar Batang. Ini Di yang tepat memperkuat identitas dan Standar SDM lokal,” katanya.
Lebih Jelas, kata Nina, Batang juga Memiliki potensi Wisata Internasional yang besar lantaran Memiliki pantai dan juga pegunungan.
Didalam Sebab Itu, Kabupaten Batang benar-benar membutuhkan SDM yang unggul agar bisa bisa terlibat Untuk industri siap beroperasi Di 2027.
“Didalam Sebab Itu waktunya tinggal dikit lagi, pemerintah harus cukup bijak supaya setidaknya dia Menerbitkan regulasi apa, Setelahnya Itu dibawa kepada para pengusaha Sebagai attracting, Sebagai bisa membangun Batang Untuk sisi daya dukung, Lantaran industrinya kan sudah beroperasi nanti 2027 awal,” imbuhnya.
Baca juga: Komisi VII Lembaga Legis Latif RI: Perlu percepatan penyerapan Penanaman Modal Asing Hingga KITB
Baca juga: Pertagas jembatani kebutuhan industri dan kedaulatan energi nasional
Baca juga: Baznas dan Ruang Amal gelar pelatihan vokasi Bagi perempuan Hingga Batang
Adapun Pemerintah Kabupaten Batang telah menyiapkan sejumlah Inisiatif Sebagai mempercepat peningkatan SDM lokal, salah satunya Lewat Daker atau Dapat Kerja.
Inisiatif ini Memberi insentif Bagi perusahaan yang merekrut minimal 70 persen tenaga kerja asal Batang. Selain peningkatan SDM, pemerintah juga menyiapkan Dukungan infrastruktur dan lingkungan Sebagai memastikan Standar hidup Kelompok sejalan Didalam Perkembangan ekonomi.
Jumlah tenaga kerja yang terserap diproyeksikan mencapai 125.000 hingga 150.000 orang, jauh lebih besar Untuk jumlah penduduk usia produktif Batang yang belum bekerja Hingga sektor formal Di ini, Di 28.000 orang.
Batang juga Memiliki lima prioritas utama Untuk Wacana pembangunan, yakni Agrikultur dan agrowisata, industri, bahari, Pembelajaran dan pemerintah.
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Indra Arief Pribadi
Copyright © Di 2025
Artikel ini disadur –> antaranews.com Indonesia News: Dirkeu Di: SDM Hingga Batang siapkan diri sambut Perkembangan industri











