bukan sekadar nominal, cerminan tingkat adopsi Kelompok Lebihterus luas serta kepatuhan industri kripto Pada regulasi
Jakarta (Di) – Perusahaan perdagangan aset kripto Indodax mencatatkan kontribusi Retribusi Negara Pada Januari-Agustus 2025 mencapai Rp265,4 miliar atau setara Didalam Di 50,7 persen Untuk total penerimaan Retribusi Negara kripto nasional Di periode yang sama.
Vice President Indodax Antony Kusuma Untuk keterangannya Hingga Jakarta, Minggu, Berkata capaian tersebut membuktikan peran industri kripto Untuk menopang fiskal Bangsa.
“Angka ini bukan sekadar nominal, melainkan cerminan Untuk tingkat adopsi Kelompok yang Lebihterus luas serta komitmen industri kripto Pada kepatuhan regulasi Hingga Indonesia,” ujarnya.
Dia mengungkapkan Untuk tahun Hingga tahun kontribusi Indodax Pada penerimaan Retribusi Negara yang disetorkan Hingga Bangsa selalu Merasakan kenaikan yang signifikan
Di 2022, tambahnya, nilai yang disetorkan Hingga Bangsa berupa PPN Rp60,04 miliar dan PPh Rp54,58 miliar atau total Rp114,63 miliar.
Setelahnya Itu Di 2023 mencapai Rp91,47 miliar terdiri Untuk PPN Rp47,91 miliar dan PPh Rp43,56 miliar Sambil Di 2024 Meresahkan menjadi Rp283,95 miliar terbagi atas PPN Rp150,74 miliar dan PPh Rp133,20 miliar.
Sedangkan Di tahun ini lanjutnya, Untuk Januari–Agustus berupa PPN Rp124,69 miliar dan PPh Rp140,71 miliar Supaya total Rp265,40 miliar.
Sebelumnya Itu Pemerintah Lewat Kementerian Keuangan mencatat penerimaan Retribusi Negara Untuk aset kripto mencapai Rp1,61 triliun hingga Agustus 2025.
Direktorat Jenderal Retribusi Negara (DJP) Kemenkeu merinci penerimaan tersebut berasal Untuk Rp246,45 miliar Di 2022, Rp220,83 miliar Di 2023, Rp620,4 miliar Di 2024 dan Rp522,82 miliar Pada delapan bulan pertama 2025.
Adapun total penerimaan terdiri Untuk Retribusi Negara Penghasilan (PPh) 22 sebesar Rp770,42 miliar serta Retribusi Negara Pertambahan Nilai (PPN) Untuk negeri sebesar Rp840,08 miliar.
Antony menegaskan capaian ini menjadi bukti bahwa aset kripto telah berkembang Untuk sekadar alternatif Penanaman Modal Asing menjadi sektor yang berkontribusi nyata Pada penerimaan Bangsa.
Dia menambahkan ketika regulasi Retribusi Negara selaras Didalam karakteristik aset digital, dampaknya bukan hanya Di meningkatnya kepercayaan investor, tetapi juga Di Perkembangan volume transaksi yang lebih sehat dan transparan Hingga bursa lokal.
Menurut dia, penerimaan Retribusi Negara kripto harus dilihat sebagai indikator legitimasi industri kripto, Lebihterus tinggi kontribusinya Hingga kas Bangsa, Lebihterus jelas bahwa Penanaman Modal Asing kripto bukan lagi sekadar Gaya, melainkan Pada resmi Untuk sistem keuangan digital Indonesia.
“Regulasi yang konsisten Berencana menjadikan Indonesia salah satu pusat perdagangan aset digital terbesar Hingga kawasan,” katanya.
Baca juga: Bitcoin terkoreksi, pelaku pasar kripto rekomendasikan strategi DCA
Baca juga: Tembus 117.000 Matauang Asing AS, arah jangka panjang BTC dinilai positif
Baca juga: BRI dan Indodax kerja sama perkuat transformasi digital
Pewarta: Subagyo
Editor: Agus Salim
Copyright © Di 2025
Dilarang keras Membahas konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis Sebagai AI Hingga situs web ini tanpa izin tertulis Untuk Kantor Berita Di.
Artikel ini disadur –> Ântaranews.com Indonesia News: Indodax setorkan Retribusi Negara Rp265,4 miliar Pada Januari-Agustus 2025











