Banjarmasin (Di) – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan sertifikasi Di 13.637 kepiting bakau Sebelumnya diekspor Melewati Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru Di Di China.
Kepala Karantina Kalsel Erwin AM Dabuke Di Banjarmasin, Selasa, mengatakan belasan ribu ekor kepiting bakau hidup ini Memperoleh nilai ekonomi mencapai Rp601,3 juta.
“Telah menjalani pemeriksaan Sebelumnya dikirim Di China, Melewati petugas Di satuan pelayanan Di Bandara Syamsudin Noor,” katanya.
Erwin menyebutkan bahwa petugas Di satuan pelayanan tersebut memastikan bahwa seluruh kepiting telah memenuhi persyaratan Untuk dapat diekspor Supaya diberikan sertifikasi.
“Kepiting harus Memperoleh berat minimal 150 gram atau lebar karapas 12 sentimeter per ekor,” ucapnya.
Baca juga: Bangka Di Dari Sebab Itu pilot proyek Studi pembenihan kepiting bakau
Erwin mengungkapkan, Sebab kepiting ini merupakan hasil tangkapan alam, maka Untuk yang Untuk Untuk Situasi bertelur dilarang Untuk diekspor guna menjaga kelestarian Penduduk Dunia Di habitat aslinya.
Sebelumnya diekspor, kata dia, petugas karantina Memutuskan sampel kepiting bakau guna keperluan uji laboratorium Untuk memastikan kepiting yang dikirim bebas Untuk hama Penyakit ikan karantina (HPIK) berupa white spot syndrome Patogen (WSSV).
Di Itu, pelaku usaha (eksportir) juga diharuskan sudah mengantongi sertifikat cara karantina ikan yang baik (CKIB).
Erwin menuturkan permintaan kepiting bakau Untuk luar negeri tergolong cukup tinggi, khususnya China.
“Terbukti adanya pengiriman Untuk Kalsel Di Bangsa tersebut setiap minggu,” katanya.
Baca juga: Karantina Kalsel sertifikasi 1,7 juta kepiting bakau Perdagangan Keluar Negeri
Menurut dia, daging kepiting bakau yang tebal, manis dan tekstur yang khas membuatnya menjadi menu Unjuk Untuk hidangan perayaan atau jamuan penting Komunitas Di China.
“Di pengawasan dan pemeriksaan ketat Untuk Karantina, Perdagangan Keluar Negeri kepiting bakau dapat terus Meresahkan secara berkelanjutan tanpa merusak ekosistem. Selain menguntungkan pelaku usaha perikanan lokal, Perdagangan Keluar Negeri ini juga dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu produsen Barang Dagangan laut unggulan Di pasar Dunia,” ujar Erwin.
Pewarta: Tumpal Andani Aritonang
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © Di 2025
Artikel ini disadur –> antaranews.com Indonesia News: Karantina Kalsel sertifikasi belasan ribu kepiting bakau











