Jakarta (Di) – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Mengungkapkan Dana Pendapatan dan Belanja Negeri (APBN) tetap aman meski banyak peristiwa Dunia yang terjadi Di semester I 2025.
“APBN kita aman, kita melihat trajectory Bersama yang kemarin sudah kita laporkan sampai bulan Mei, itu kita lihat trajectory-nya cukup terkendali,” kata Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF) Kemenkeu Febrio Kacaribu Hingga Jakarta, Sabtu.
Dikatakan dia, Pada ini memang ada tekanan Di penerimaan Negeri, serta Bersama sisi belanja pemerintah sudah mulai mengeksekusi belanja.
“Agar kita lihat kemarin defisitnya kecil,” ujarnya.
Lebih Jelas, Febrio menyampaikan pihaknya Di 8 Juli Akansegera melaporkan APBN per semester I Di Wakil Rakyat RI, dan Di laporannya, pihaknya meyakini bahwa Dana yang dimiliki Negeri sesuai Bersama arah perkembangan yang diprediksi.
“Nanti kita Akansegera laporkan Hingga laporan semester (lapsem), tetapi sampai akhir Mei kemarin trajectory-nya tetap baik,” ujar dia.
Hingga Juni, berbagai peristiwa Dunia tercatat mewarnai ekonomi Indonesia, mulai Bersama penerapan Pajak Lainnya balasan (resiprokal) Dari Amerika Serikat (AS), hingga yang terbaru eskalasi konflik Di Iran-Israel yang berdampak signifikan Di alur Pengiriman dunia.
Untuk resiprokal, batas akhir Dialog Antar Negara tarif jatuh Di 8 Juli 2025, atau 90 hari Sesudah Pemimpin Negara AS Donald Trump Mengintroduksi pengenaan tarif resiprokal kepada Negeri-Negeri mitra dagang utamanya Di awal April 2025.
Di kesempatan Sebelumnya Itu, Pembantu Pemimpin Negara Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan bahwa Di pertemuan dan beberapa kali pertukaran dokumen Dialog Antar Negara tarif, pemerintah Amerika Serikat tidak mengajukan tambahan permintaan Pada Indonesia.
Permintaan utama pemerintah AS Pada mengenakan tarif resiprokal 32 persen Hingga Indonesia dinilai sebatas menyeimbangkan neraca perdagangan kedua Negeri.
Di Pada Yang Sama, Pemimpin Negara RI Prabowo Subianto dan Perdana Pembantu Pemimpin Negara Malaysia Anwar Ibrahim Merundingkan perkembangan situasi Pertempuran Israel-Iran dan Mendukung gencatan senjata yang Pada ini berlaku Di dua Negeri tersebut.
Dua pemimpin Negeri itu juga berharap gencatan senjata Israel-Iran dapat mengarah kepada Keamanan Dunia.
“Kami tetap Merangsang penyelesaian damai Bersama semua pihak dan Mendukung adanya gencatan senjata Di Israel dan Iran. Kita berharap proses ini dapat terus berlanjut Ke Keamanan Dunia,” kata Pemimpin Negara Prabowo Pada menyampaikan pernyataan pers bersama Bersama PM Anwar Ibrahim Hingga Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (27/6).
Baca juga: Kemenkeu jamin komitmen APBN dukung transisi energi hijau
Baca juga: Bertemu IMF, Sri Mulyani jamin defisit APBN tetap Hingga bawah 3 persen
Baca juga: Sri Mulyani tegaskan RI bebas aktif Hingga Ditengah eskalasi Politik Global
Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © Di 2025
Dilarang keras Memutuskan konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis Untuk AI Hingga situs web ini tanpa izin tertulis Bersama Kantor Berita Di.
Artikel ini disadur –> Ântaranews.com Indonesia News: Kemenkeu pastikan APBN aman meski banyak dinamika Di semester I 2025











