– Masjid Jami Al Mukhlis Ke Sunter Jaya, Jakarta Utara, menjadi saksi sejarah dimulainya “Gerakan Air Bersih Untuk Jakarta”. Inisiatif percontohan yang diinisiasi Didalam Lembaga Studi dan Pengabdian Kelompok Universitas Negeri Jakarta (LPPM UNJ) ini diresmikan Melewati penandatanganan prasasti dan serah terima unit filtrasi air canggih berbasis Keahlian Reverse Osmosis (RO) berkapasitas 6.000 liter per hari.
Kegiatan ini juga sekaligus menjadi langkah nyata Di mewujudkan Sustainable Development Goals (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan) Skor keenam, yakni Clean Water and Sanitation atau air bersih dan sanitasi layak Untuk semua.
Kegiatan peresmian yang digelar Ke 14 September 2024 ini berlangsung khidmat Didalam kehadiran sejumlah tokoh penting, termasuk Wijayanto Samirin yang mewakili Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), H.M. Jusuf Kalla, Suwardi, Ketua Dewan Masjid Jakarta Utara, serta perwakilan Didalam Bappeda DKI Jakarta. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menandai pentingnya kolaborasi multistakeholder Di menjawab tantangan keterbatasan akses air bersih Ke Jakarta.
Inisiatif ini didukung pendanaan Didalam Direktorat Studi dan Pengabdian kepada Kelompok (DPPM) Kementerian Belajar Tinggi, Sains, dan Keahlian (Kemdiktisaintek) Melewati skema pengabdian Kelompok berbasis Keahlian. Masjid Al Mukhlis dipilih sebagai lokasi pertama Lantaran berada Ke Area Didalam keterbatasan akses air bersih.
Ke kesempatan ini, Prof. Komarudin selaku Rektor UNJ menegaskan bahwa universitas Memperoleh komitmen Untuk hadir sebagai solusi nyata Untuk Kelompok.
“UNJ hadir tidak hanya sebagai institusi Belajar, tetapi juga sebagai Dibagian Didalam Kelompok yang siap berkontribusi nyata. Inisiatif air bersih ini merupakan wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi yang langsung menyentuh kebutuhan dasar Kelompok,” tegasnya.
Sambil Itu, Rafiuddin Syam selaku Ketua Regu Pengabdian UNJ menambahkan bahwa Inisiatif ini lahir Didalam keresahan atas sulitnya akses air bersih Ke Jakarta Utara.“Melewati Keahlian filtrasi modern, air wudhu dapat diolah menjadi air siap minum yang memenuhi standar Kesejajaran,” jelasnya.
Ke Di Itu, Ketua LPPM UNJ yang diwakili Didalam Iwan Setiawan selaku Kepala Pusat Pengabdian dan KKN UNJ menegaskan komitmen lembaganya Di mendukung Inisiatif-Inisiatif pengabdian Kelompok. “LPPM UNJ berkomitmen Untuk terus berbuat Untuk Kelompok Melewati berbagai Inisiatif inovatif. Gerakan air bersih ini adalah bukti nyata bahwa kampus tidak hanya menara gading, tetapi mampu turun langsung menyelesaikan masalah Kelompok,” ujar Iwan Di sambutannya.
Unit filtrasi yang dipasang dilengkapi Didalam tiga tabung filter berisi media pasir silika, manganese greensand, dan karbon aktif, serta membran RO berkapasitas 4.000 GPD. Sistem ini mampu menghasilkan air Didalam TDS Ke bawah 50 ppm, bebas bakteri, dan sesuai standar Permenkes No. 32/2017.
Di sambutannya, Wijayanto Samirin mengapresiasi langkah UNJ.“DMI mendukung penuh gerakan air bersih yang dimulai Didalam masjid. Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat peradaban dan pemberdayaan Kelompok,” ujarnya.
Kelebihan lain Didalam Inisiatif ini adalah keterlibatan 15 remaja masjid yang dilatih sebagai operator sistem, memastikan Sustainability pasca-pemasangan. Skema “Air Untuk Semua” juga diterapkan, yakni air minum diberikan gratis Untuk jamaah masjid dan dijual Didalam harga terjangkau Untuk Kelompok Disekitar.
Ahmad Hambali, Ketua DKM Masjid Al Mukhlis, menyampaikan rasa syukur atas terpilihnya masjidnya sebagai percontohan. “Di ini jamaah sering Mengkritik Mutu air sumur yang berbau dan berwarna. Didalam adanya sistem ini, kami tidak hanya menyediakan air minum gratis, tetapi juga meringankan beban ekonomi jamaah,” katanya.
Di Didepan, Inisiatif ini Akansegera dikembangkan Didalam integrasi panel surya guna Memangkas ketergantungan listrik serta pemanfaatan air reject RO Untuk penyiraman tanaman dan wudhu. Replikasi Di 10 masjid lain Ke Jakarta ditargetkan Ke tahun 2026 Didalam Pemberian penuh Didalam Pemprov DKI Jakarta dan DMI.
Didalam kolaborasi UNJ, Kemdiktisaintek, dan DMI, “Gerakan Air Bersih Untuk Jakarta” diharapkan menjadi tonggak penting Di memperluas akses air minum layak sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan keenam.
Artikel ini disadur –> times.co.id Indonesia News: Kolaborasi UNJ Didalam Kemdiktisaintek dan DMI Wujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Keenam Melewati “Gerakan Air Bersih Untuk Jakarta”











