Wamenkomdigi Nezar Patria menekankan seriusnya ancaman hoaks Ke iNews Media Group Campus Connect (ICC), Ke Universitas Tarumanegara, 26 November 2025. (Foto: Aldhi Chandra Setiawan/IMG)
JAKARTA – Informasi sesat atau hoaks merupakan masalah serius Ke era digital Pada ini. Justru, Topik ini masuk Ke Di lima risiko Internasional versi World Economic Forum (WEF), demikian diungkap Wakil Pembantu Presiden Pembantu Presiden Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria.
Menurut Nezar, misinformasi dan disinformasi tumbuh subur Ke media sosial, dan konten hoaks memberi sejumlah ancaman Di kohesi sosial yang mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Saya kira bukan cuma Indonesia saja yang Berusaha Mengatasi hal ini. Kalau kita melihat data Bersama WEF yang Menerbitkan Internasional Risks Report 2025, disebutkan bahwa misinformasi dan disinformasi masuk Di Top 5 Internasional Risks (lima besar risiko Internasional). Kira-kira berada Ke nomor tiga Bersama lima itu,” kata Nezar Pada berbicara Ke Sindonews Sharing Session Ke ajang iNews Media Group Campus Connect (ICC), Ke Universitas Tarumanegara, Jakarta Barat, Rabu (26/11/2025).
Temuan itu, menurutnya, adalah hal yang wajar Ke Pada semua orang bisa memproduksi sekaligus mendistribusikan informasi Ke media sosial. Hal ini dinilai berbeda Bersama media mainstream yang Memperoleh pemeriksaan fakta.
Artikel ini disadur –> 0kezone.com Indonesia News: Komdigi Catat Hampir 2.000 Konten Hoaks Sepanjang 2024, Wamen Nezar: Ancaman Serius : Pintu Informasi Ototekno











