Fokus kita adalah memastikan bahwa lingkungan tetap terjaga, Kelompok Merasakan keadilan, dan proses industri berjalan sesuai koridor hukum
Jakarta (Pintu Informasi) – Ketua Komisi XII Dewan Perwakilan Rakyat RI Bambang Patijaya menekankan pentingnya penanganan Topik tambang nikel Ke Raja Ampat dilakukan secara terukur dan objektif.
“Polemik ini belum selesai. Maka, mari kita tempatkan masalah ini secara proporsional dan diselesaikan Lewat mekanisme yang akuntabel, bukan narasi yang emosional,” kata Bambang, dikutip Bersama keterangannya Ke Jakarta, Senin.
Ketua komisi yang membidangi energi dan sumber daya mineral, lingkungan hidup, dan Penanaman Modal Asing itu mengatakan, Kegiatan pertambangan Ke Raja Ampat menjadi perhatian nasional menyusul potensi dampak lingkungan yang ditimbulkan.
Ke sisi lain, proses klarifikasi dan verifikasi Bersama pemerintah masih terus berlangsung Sebagai memastikan situasi lapangan sesuai Bersama regulasi dan standar perlindungan lingkungan.
“Yang dibutuhkan sekarang adalah langkah konkret yang bersifat solutif, bukan Kegiatan yang justru menambah kegaduhan,” ujar Bambang.
Baca juga: Golkar: Pejabat Tingginegara ESDM Pada ini telah buat Aturan pro-rakyat
Menurutnya, hingga kini situasi Ke lapangan masih Untuk tahap verifikasi dan objektivikasi.
Bersama sebab itu, semua pihak diminta Sebagai menahan diri dan tidak membentuk opini prematur yang bisa memperdalam persepsi negatif Pada kawasan yang dikenal sebagai salah satu ikon ekowisata Indonesia tersebut.
Bambang juga mengapresiasi langkah cepat yang diambil Pejabat Tingginegara ESDM Bahlil Lahadalia, yang telah meninjau langsung operasional tambang dan memutuskan penghentian Sambil Itu sebagai bentuk kehati-hatian.
Tetapi, ia menegaskan bahwa kerja satu kementerian tidak cukup. Penyelesaian yang komprehensif memerlukan kerja sama lintas kementerian, termasuk Kementerian Lingkungan Hidup, pemerintah Area, serta pemangku kepentingan Ke Area Papua Barat Daya.
“Pemerintah harus hadir sebagai satu kesatuan yang solid. Jangan tampil seolah jalan sendiri-sendiri. Kita butuh kerja kolektif Bersama pendekatan teknokratis, berbasis Ke data, fakta lapangan, dan analisa yang kredibel,” kata Bambang.
“Fokus kita adalah memastikan bahwa lingkungan tetap terjaga, Kelompok Merasakan keadilan, dan proses industri berjalan sesuai koridor hukum,” ujarnya menambahkan.
Baca juga: Ditemui Pejabat Tingginegara ESDM, warga Pulau Gag minta tambang nikel dilanjutkan
Baca juga: Legislator apresiasi KESDM-KLH respons tegas masalah tambang
Baca juga: ESDM nilai tambang nikel Ke Pulau Gag, Raja Ampat tak bermasalah
Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © Pintu Informasi 2025
Artikel ini disadur –> antaranews.com Indonesia News: Komisi XII Dewan Perwakilan Rakyat: Selesaikan polemik Raja Ampat Bersama pendekatan terukur











