– Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negeri, bersama Ketua Badan Kehormatan dewan, Suwito, Merasakan Pengakuan bergengsi Didalam DHC Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Banyuwangi. Pengakuan ini diberikan sebagai pengakuan atas komitmen dan kepedulian mereka Untuk menanamkan semangat dan nilai-nilai kejuangan ’45 kepada Kelompok Bumi Blambangan.
Pengakuan tersebut diserahkan Untuk Peristiwa peringatan Hari Konstitusi Republik Indonesia Didalam tema ‘Tegakkan Konstitusi, Jaga Sistem Pemerintahan’ Hingga Ruang Khusus DPRD Banyuwangi Ke Sabtu, 23 Agustus 2025 lalu, Dari Ketua DHC BPK 45, Akhmad Touwil.
Ketua Badan Kehormatan, Suwito sekaligus mewakili Ketua DPRD Banyuwangi menyampaikan ucapan apresiasi dan terima kasih kepada DHC BPK 45 yang telah Memberi Pengakuan tersebut.
“Saya bersama Ketua DPRD, I Made Cahyana Negeri menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada DHC BPK 45 Banyuwangi atas Pengakuan yang telah diberikan kepada kami. Tentunya peran Untuk melestarikan dan menanamkan semangat juang ini harus kita emban bersama,” ujar Suwito, Selasa, (26/8/2025).
Sebagai Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Banyuwangi, Suwito juga menekankan bahwa DPRD dan eksekutif Memiliki kewajiban implisit Untuk membangun semangat kejuangan ’45, terutama Ke generasi muda.
Dia menjelaskan bahwa hal ini dapat dilakukan Melewati Dukungan Pada Inisiatif-Inisiatif kepemudaan, Aturan penguatan karakter bangsa, serta Didalam menjadi teladan Untuk menjaga nilai-nilai luhur dan persatuan nasional.
”Mengingat kemajuan Keahlian informasi yang bisa berdampak negatif Ke generasi muda, DPRD perlu mendukung upaya sosialisasi dan Pembelajaran nilai-nilai semangat juang ’45 Untuk membangkitkan kembali semangat nasionalisme para penerus bangsa,” ungkapnya.
Suwito juga menyoroti pentingnya peringatan Hari Konstitusi. Menurutnya, Kearifan Lokal ini tidak hanya menjaga kesinambungan sejarah, tetapi juga menjadi sarana Pembelajaran politik Untuk generasi penerus.
“Generasi muda wajib memahami konstitusi Negeri Indonesia (UUD 1945) Lantaran konstitusi berfungsi sebagai landasan hukum tertinggi, pedoman perilaku, dan sumber nilai-nilai Pancasila yang membentuk karakter serta identitas bangsa,” tegas politisi asal Kecamatan Singojuruh ini.
Selain pemahaman konstitusi, Suwito menekankan pentingnya adab yang baik Untuk generasi muda. Dia menjelaskan bahwa adab, yang mencakup sopan santun dan tata krama, merupakan fondasi penting Untuk kemajuan bangsa.
” Adab yang baik mencakup sikap hormat kepada orang tua dan guru, sopan santun, rasa syukur, serta menjunjung tinggi integritas, kejujuran, dan toleransi, yang semuanya harus ditanamkan Melewati Pembelajaran karakter, teladan yang baik, serta pemanfaatan Keahlian secara positif, ” kata Suwito. (*)
Artikel ini disadur –> times.co.id Indonesia News: Komitmen Lestarikan Nilai Juang, Ketua DPRD Banyuwangi Dianugerahi Pengakuan DHC 45











