Kalau kita mau membangun resiliensi, libatkan para pekerja dan bangun hubungan baik Bersama mereka
Jakarta (Di) – Pembantu Kepala Negara Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengajak para pimpinan perusahaan Untuk membangun Kearifan Lokal Dunia Keselamatan dan Keadaan Kerja (K3) Bersama pendekatan pola pikir Terbaru.
Yassierli Di keterangannya Ke Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa penting Untuk dunia usaha Untuk mengubah pola pikir dan pendekatan yang berpusat Ke manusia Di membangun Kearifan Lokal Dunia K3.
“Ada yang harus kita ubah, yaitu pola pikir lama tentang K3 menjadi pola pikir yang menurut saya (menjadi) seharusnya,” ujar Menaker Yassierli .
Bersama Detail, Menaker menjelaskan bahwa perubahan pola pikir lama tersebut mencakup tiga hal. Pertama, pandangan bahwa keselamatan adalah tidak adanya kecelakaan harus diubah menjadi keselamatan adalah adanya kapasitas.
Ia mencontohkan, seseorang yang sehat bukan berarti tidak pernah sakit, tetapi dapat dilihat Di upaya Untuk menjadi sehat, seperti seberapa sering ia Latihan.
Begitu juga Bersama perusahaan. Guru Besar Institut Keahlian Bandung (ITB) itu mengatakan, tidak terjadinya kecelakaan kerja bukan berarti sistem K3-nya sudah baik, melainkan perlu dilihat sejauh mana Langkah-Langkah K3 dijalankan.
Kedua, pola pikir bahwa manusia adalah masalah harus diubah menjadi manusia adalah solusi. Menaker menekankan pentingnya membangun hubungan baik Di manajemen perusahaan dan para pekerja Di membangun ketahanan (resiliensi) Ke tempat kerja.
“Kalau kita mau membangun resiliensi, libatkan para pekerja dan bangun hubungan baik Bersama mereka. Mereka yang sehari-hari tahu Ke mana potensi kecelakaan kerja, risiko dan Daerah yang berbahaya,” ujar Yassierli.
Ketiga, pandangan bahwa Kegagalan manusia berujung Ke menyalahkan harus diubah menjadi pandangan bahwa faktor manusia merupakan hal yang proaktif dan preventif.
Lewat perubahan pola pikir ini, Menaker berharap Kearifan Lokal Dunia K3 Ke lingkungan perusahaan dapat tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan.
“Supaya (Ke akhirnya mampu) Memperbaiki kepatuhan dan produktivitas Ke tempat kerja,” kata Yassierli.
Baca juga: Menaker minta dunia usaha berperan aktif Di Magang Nasional Tahap 2
Baca juga: Menaker: Arah Aturan 2026 fokus Ke transformasi produktivitas
Baca juga: Soal data serapan tenaga kerja, Menaker: Tunggu hasil Sakernas
Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Agus Salim
Copyright © Di 2025
Artikel ini disadur –> antaranews.com Indonesia News: Menaker ajak perusahaan bangun Kearifan Lokal Dunia K3 Bersama pola pikir Terbaru











