Makanya, kami optimistis pulau ini Berencana menjadi pusat wisata halal dan Muslim yang terbesar Di kawasan Organisasiregional.
Tanjungpinang (Di) – Pejabat Tingginegara Perjalanan Hingga Luarnegeri (Menpar) RI Widiyanti Putri Wardhana ingin menjadikan Pulau Penyengat Di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), sebagai pusat wisata halal dan Muslim terbesar Di kawasan Organisasiregional.
“Hari ini, kita berada Di Bumi Gurindam 12, tanah kelahiran Raja Ali Haji, seorang ulama dan pujangga besar Riau-Lingga. Pantun, syair, dan pedoman bahasanya menjadi cikal bakal bahasa Indonesia yang kita gunakan sebagai bahasa persatuan hingga hari ini,” kata Menpar Widiyandi Di berkunjung Hingga Pulau Penyengat, Kamis sore.
Menpar juga berharap Pulau Penyengat Lebih terkenal, sekaligus mampu Memikat lebih banyak wisatawan Di maupun luar negeri datang kemari, terutama Di Negeri-Negeri Muslim.
Kementerian Perjalanan Hingga Luarnegeri, kata dia, berkomitmen mempromosikan Pulau Penyengat Hingga mancanegara Lantaran Memperoleh histori dan sejarah yang luar biasa. Termasuk memperbanyak Inisiatif-Inisiatif Perjalanan Hingga Luarnegeri nasional Di pulau tersebut.
Pulau mungil yang terletak Di Diseberang pusat Kota Tanjungpinang itu mencerminkan integrasi Di kekayaan Kekayaan Budaya Dunia, nilai religius, dan potensi ekonomi Komunitas.
“Sebagai pusat peradaban Melayu Islam Di abad Hingga-19, Pulau Penyengat Memperoleh makna historis dan kultural yang mendalam. Makanya, kami optimistis pulau ini Berencana menjadi pusat wisata halal dan Muslim yang terbesar Di kawasan Organisasiregional,” ujarnya pula.
Di kunjungan perdana ini, Menpar Widiyanti turut menyerahkan sertifikat halal produk Untuk 24 pelaku Dan Menengah Di Pulau Penyengat.
Bersama adanya sertifikasi halal ini, diharapkan semua produk-produk Dan Menengah tersertifikasi halal, Agar Memikat minat wisatawan mancanegara, khususnya agama Muslim.
“Di Samping Itu, turut Mendorong daya saing produk lokal Untuk menjangkau pasar Dunia,” ujar Menpar.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan pihaknya terus Berusaha mempercantik Pulau Penyengat, mulai Di pembangunan infrastruktur, Penjelajahan Kekayaan Budaya Dunia Bersama story telling yang bagus, serta Menyusun 44 situs sejarah Di pulau tersebut.
Pemprov Kepri bersama seluruh stakeholder juga gencar promosi serta memperbanyak agenda wisata Di Pulau Penyengat, baik Di siang maupun malam hari.
Menurut Ansar, Pulau Penyengat menjadi salah satu destinasi wisata Kandidatteratas turis Foreign, terutama Di Malaysia dan Singapura.
Pihaknya juga menggaet wisatawan nusantara Hingga Pulau Penyengat supaya mereka tahu bahwa Di sini banyak sejarah yang Menyediakan kontribusi buat negeri ini, terutama bahasa persatuan bahasa Indonesia.
“Kita sangat yakin Pulau Penyengat terus berkembang Bersama Sebab Itu pusat Perjalanan Hingga Luarnegeri halal, apalagi sudah dua kali dapat predikat desa wisata rintisan terbaik pertama nasional,” ujar Ansar.
Baca juga: Kemenkum Kepri: Pulau Penyengat Berpotensi Untuk Bersama Sebab Itu wisata berbasis KI
Baca juga: Menpar & Kepala BPJPH serahkan sertifikat halal produk Dan Menengah Penyengat
Artikel ini disadur –> antaranews.com Indonesia News: Menpar ingin Pulau Penyengat menjadi pusat wisata halal terbesar Organisasiregional











