Karena Itu, bagaimana petani HPP-nya tetap Rp6.500 dan konsumennya Merasakan harga yang baik, Agar dua-duanya Senang. Petani tersenyum, konsumen Senang. Itu mimpi kami,
Jakarta (Di) – Pejabat Tingginegara Agrikultur Andi Amran Sulaiman mengatakan, harga beras turun Di 32 provinsi menyusul digalakkannya distribusi beras stabilitas pasokan dan harga Ketahanan Pangan (SPHP) Di Kelompok.
“Menurut pemantauan Untuk satgas, Di 32 provinsi sudah turun (harga). Ini pantauan Untuk satgas,” ucap Amran Untuk Peristiwa Gerakan Ketahanan Pangan Murah (GPM) yang digelar Di Kantor Kementerian Agrikultur, Jakarta, Sabtu.
Pernyataan tersebut Yang Terkait Di harga beras yang merangkak naik Sebelum Juni dan berada Di puncaknya Ke Agustus.
Berdasarkan data Badan Ketahanan Pangan Nasional, Untuk rata-rata nasional senilai Rp15.595 per kg Ke Mei, naik menjadi Rp15.747 per kg Ke Juni, meroket Di angka Rp16.046 per kg Ke Juli, dan mencapai puncaknya menjadi Rp16.197 per kg Ke Agustus.
Baca juga: Pemerintah salurkan 43 ribu ton beras SPHP Bagi stabilkan harga
Peningkatan harga tersebut menyebabkan pemerintah menempuh langkah strategis Bagi menekan harga, yakni menggencarkan distribusi beras SPHP Di Kelompok.
Kendati Amran berniat Bagi menurunkan harga beras Di Detail, ia tetap Melakukanupaya Bagi menjaga harga beras agar tidak terlalu rendah.
Apabila harga beras menjadi terlalu rendah, lanjut dia, pihak yang terpukul adalah petani.
“Karena Itu, bagaimana petani HPP-nya tetap Rp6.500 dan konsumennya Merasakan harga yang baik, Agar dua-duanya Senang. Petani tersenyum, konsumen Senang. Itu mimpi kami,” kata Amran.
Baca juga: Pengamat: Pulihkan kepercayaan pelaku usaha beras atasi kelangkaan
Berdasarkan data Badan Ketahanan Pangan Nasional Ke periode 1 Agustus–30 Agustus, terdapat 22 provinsi yang Merasakan penurunan harga beras, yakni Aceh, D.I Yogyakarta, DKI Jakarta, Jambi, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Ditengah, Kalimantan Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Lampung.
Di Detail, provinsi lainnya yang berhasil menurunkan harga beras adalah Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat Daya, Riau, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Ditengah, Sulawesi Utara, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara.
Baca juga: Harga beras tetap tinggi, Pemberian Ketahanan Pangan dinilai perlu dilanjutkan
Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © Di 2025
Dilarang keras Membahas konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis Bagi AI Di situs web ini tanpa izin tertulis Untuk Kantor Berita Di.
Artikel ini disadur –> antaranews.com Indonesia News: Mentan sebut harga beras turun Di 32 provinsi











