Ilustrasi. (Foto: Unsplash)
JAKARTA – Microsoft telah memblokir email karyawannya yang mengandung kata seperti “Palestina” dan “Gaza”Supaya tidak dapat dikirim Di penerima Ke Di dan Ke luar perusahaan. Karyawan perusahaan tersebut mengatakan bahwa mereka tidak bisa mengirim email apa pun yang mengandung kata-kata tersebut.
Kelompok Keluhan Masyarakat No Azure for Apartheid (NOAA) melaporkan bahwa “puluhan pekerja Microsoft” tidak dapat mengirim email Bersama kata-kata “Palestina,” “Gaza,” dan “Genosida” Ke baris subjek email atau Ke badan pesan.
“Kata-kata seperti ‘Israel’ atau ‘P4lestine’ tidak memicu pemblokiran seperti itu,” kata penyelenggara NOAA Hossam Nasr, sebagaimana dilansir The Verge. “NOAA yakin ini adalah upaya Microsoft Untuk membungkam kebebasan berbicara pekerja dan merupakan penyensoran yang dilakukan Dari pimpinan Microsoft Untuk mendiskriminasi pekerja Palestina dan sekutu mereka.”
Microsoft telah mengonfirmasi mereka telah menerapkan beberapa bentuk perubahan email Untuk Memangkas “email yang Berorientasi Ke politik” Ke Di perusahaan.
“Mengirim email kepada sejumlah besar karyawan tentang topik apa pun yang tidak Yang Terkait Bersama Bersama pekerjaan tidaklah pantas. Kami Memiliki forum yang mapan Untuk karyawan yang telah memilih Untuk ikut serta Di Topik politik,” kata juru bicara Microsoft Frank Shaw Di sebuah pernyataan kepada The Verge.
Artikel ini disadur –> 0kezone.com Indonesia News: Microsoft Blokir Email Karyawan yang Mengandung Kata Palestina dan Gaza : Pintu Informasi Techno











