Yayasan BTH (YBTH) menyelesaikan rangkaian kegiatan Milad Ke-37 yang diselenggarakan Dari awal bulan hingga 09 November 2025. Tahun ini, Milad mengusung tema dan tagline Mutakhir “BERSIH & HIJAU”, yang menjadi penanda transformasi nilai organisasi dan arah Pembangunan Ramah Lingkungan Di masa mendatang.
Momentum Milad Ke-37 tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi pula momen konsolidasi visi, perumusan arah strategis, serta penegasan komitmen Pada tata kelola lembaga yang profesional, transparan, dan berorientasi kebermanfaatan sosial jangka panjang.
Di puncak Peristiwa Milad, Ketua Pembina Yayasan BTH, Yoris Rusamsi Ruswadi, menjelaskan bahwa tema tersebut merupakan refleksi perjalanan spiritual dan kelembagaan Di 37 tahun.
Ketua Pembina Yayasan BTH, Yoris Rusamsi Ruswadi, Di Memberi keterangan kepada TIMES Indonesia. Selasa (11/11/2025) (FOTO: Harniwan Obech/TIMES Indonesia)
“BERSIH bukan hanya tentang kebersihan secara fisik, tetapi merupakan simbol Di integritas, transparansi, kejujuran, dan profesionalitas Di pengelolaan lembaga. HIJAU adalah komitmen kami Pada lingkungan, Sustainability, Perkembangan, serta simbol Di iman dan ketakwaan kepada Allah SWT,” ujar Yoris, Selasa (11/11/2025).
Makna tersebut Setelahnya Itu menjadi landasan seluruh agenda milad, mulai Di Unjuk Rasa sosial, penguatan kapasitas SDM, hingga pembangunan fasilitas komunitas.
Sesuai Didalam nilai Hijau, Yayasan BTH Melakukan gerakan pelestarian sungai dan pengurangan sampah plastik Di 9 November 2025.
Inisiatif ini menegaskan Dukungan YBTH Pada Promosi Politik anti-sampah plastik, Revitalisasi ekosistem sungai kawasan dan Pembelajaran kebiasaan hidup bersih dan berkelanjutan.
Unjuk Rasa ini sekaligus menjadi bentuk kolaborasi Di yayasan, Kelompok, mahasiswa, dan Sukarelawan lingkungan.
Di hari yang sama, Yayasan BTH melaksanakan Peletakan Batu Pertama pembangunan Gedung BTH Community Center (BCC) Di Lahan Urgan.
Gedung BCC ini dirancang sebagai Pusat kegiatan pembinaan komunitas, Sentra pelatihan literasi, Pembelajaran, dan pemberdayaan ekonomi dan sebagai ruang berkolaborasi dan berkarya Sebagai Kelompok luas.
Pembangunan ini menjadi langkah konkret memperluas akses pelayanan dan kebermanfaatan yayasan.
Yayasan BTH bekerja sama Didalam Universitas BTH (UBTH) Melakukan agenda strategis Leadership Upgrading 4th Session Di 10 November Di Hotel Horison.
Kegiatan ini Menampilkan para tokoh akademik dan pemikir Pembelajaran tinggi seperti Prof. Ir. Nizam, M.Sc., Ph.D. (Dirjen Dikti 2020–2024), Prof. Dr. Adi Wijaya, M.Si. (Rektor Universitas Telkom 2019–2024) Prof. Dr. Agus Setiabudi, M.Si. (Sekretaris Eksekutif BAN PT & UPI) dan Defta A. Oktafigo, Ph.D. (Indiana University, USA).
Sejumlah pengurus Yayasan BTH Tasikmalaya Di berfoto bersama Di Graha Husada Universitas BTH, Selasa (11/11/2025) (FOTO: Harniwan Obech/TIMES Indonesia)
Inisiatif ini memfokuskan penguatan tentang kepemimpinan strategis, Manajemen perguruan tinggi modern serta Adaptasi lembaga Pembelajaran Pada tantangan Internasional.
Di era transformasi manajemen, Yayasan BTH menegaskan penerapan sistem digital terintegrasi Di seluruh lini lembaga, dimana sistem tersebut mencakup tentang Administrasi dan pendaftaran Pembelajaran, Sistem Akademik dan Kemahasiswaan, Sistem manajemen SDM serta Sistem keuangan berbasis akuntabilitas.
Hasilnya, Yayasan BTH telah meraih Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Di Kantor Akuntan Publik Independen Di empat tahun berturut-turut — Menunjukkan pengelolaan keuangan yang sehat, aman, dan transparan.
“Transformasi Digital bukan hanya peningkatan Ilmu Pengetahuan, tetapi jaminan bahwa tata kelola lembaga bersih, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkas Yoris. (*)
Artikel ini disadur –> times.co.id Indonesia News: Milad Ke-37 BTH: Pacu Transformasi, Penguatan Lingkungan, dan Konsolidasi Tata Kelola Modern











