Prosesor kuantum berbasis berlian yang Mutakhir ini merupakan yang pertama Didalam jenisnya yang melampaui ukuran 10 qubit. (Foto: Saxon-Q)
JAKARTA – Sebuah perusahaan rintisan (Mula) asal Jerman telah Mengadakan sistem komputasi kuantum berbasis berlian pertama Hingga dunia yang melampaui kapasitas 10 qubit.
Dilansir Live Science, mesin yang dikembangkan Didalam para insinyur Hingga Saxon Q ini merupakan Mesin kuantum nitrogen-vacancy (NV); artinya, mesin tersebut memanfaatkan cacat Ke berlian sintetis sebagai quantum bit (qubit) Sebagai menjalankan operasi kuantum. Qubit dapat dimanipulasi Sebagai merepresentasikan data berupa angka 0 dan 1, serta keadaan kuantum yang merupakan superposisi Didalam kedua nilai tersebut.
Gadget keras ini Di ini tersedia Di sistem yang dipasang Hingga rak (rack-mounted) Didalam kapasitas hingga 128 qubit, Sambil Itu konfigurasi 512-qubit dijadwalkan Sebagai pengiriman tahun Di. Berdasarkan peta jalan perusahaan, targetnya adalah Memperbaiki skala hingga mencapai 10.000 qubit atau lebih Sesudah tahun 2030.
Kendati Ilmu Pengetahuan ini sudah ada Sebelumnya peluncuran ini, para ilmuwan Sebelumnya kesulitan membangun sistem yang melampaui 10 qubit Sebab tantangan Di menciptakan qubit berbasis nitrogen-vacancy (kekosongan nitrogen). Sampai Sekarang tampaknya belum ada Eksperimen yang dipublikasikan—Sebelumnya peluncuran ini—yang Menunjukkan Mesin kuantum fungsional berbasis arsitektur NV yang beroperasi Didalam lebih Didalam 10 qubit.
Masih belum jelas bagaimana kinerja Mesin kuantum perusahaan ini dibandingkan Didalam platform lainnya.
Mekanika Kuantum dan Berlian yang Memiliki Cacat
Ke tahun 1970-an, para ilmuwan menemukan bahwa jenis berlian tertentu memancarkan cahaya merah yang cemerlang Di disinari Didalam cara khusus. Eksperimen lanjutan menyimpulkan bahwa perubahan optis tersebut disebabkan Didalam proses annealing (pemanasan dan pendinginan terkendali) Pada kerusakan akibat radiasi, yang Memikat atom nitrogen substitusional yang terisolasi. Yaitu, alam terkadang menghasilkan berlian yang Memiliki atom nitrogen Ke posisi yang seharusnya ditempati Didalam atom karbon.
Atom-atom nitrogen yang tidak terintegrasi tertarik Hingga arah kekosongan (vakansi) Di susunan atom karbon yang teratur sempurna Hingga Di berlian. Kendati berlian Didalam cacat semacam ini jarang ditemukan Hingga alam, para ilmuwan dapat menciptakan berlian yang Memiliki kekosongan nitrogen Hingga laboratorium.
Artikel ini disadur –> 0kezone.com Indonesia News: Mula Jerman Berhasil Kembangkan Mesin Kuantum Portabel Bertenaga Berlian Pertama Hingga Dunia : Pintu Informasi Ototekno











