Jakarta (Ditengah) – Pakar energi Di ITB Ali Ashat Berkata pemanfaatan energi panas bumi tak hanya mendukung penurunan emisi karbon dan memenuhi kebutuhan energi nasional, tetapi turut memacu ekonomi Lokasi dan menyerap ribuan tenaga kerja.
Menurut dia, Di pernyataannya Di Jakarta, Kamis, Indonesia berada Di titik strategis Di peta energi Dunia, Sebab menyimpan cadangan panas bumi terbesar kedua Di dunia Didalam potensi mencapai 23,7 gigawatt (GW).
Kapasitas sebesar itu bukan hanya menopang ketahanan energi nasional, tetapi juga menjadi fondasi penting Di transisi Di energi bersih.
Dirinya menyampaikan pemanfaatan energi panas bumi tak terlalu berdampak Di lingkungan, seperti pencemaran air tanah.
Menurutnya, sumber energi tersebut berada jauh Di bawah permukaan bumi Agar tidak mengganggu kebutuhan air warga.
Manfaat nyata terlihat Di Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang, Jawa Barat, yang telah beroperasi Dari 1983.
Pada lebih Di 40 tahun, warga dan industri Di hidup harmonis berdampingan Didalam energi hijau itu.
Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Gunung Kamojang Sudarman menyampaikan selain mendukung sektor Agrikultur, PLTP membuka lapangan kerja dan melahirkan Pembaharuan lokal seperti olahan kulit Minuman Kafein yang dikembangkan menjadi teh, tepung, hingga produk Keindahan.
“Banyak warga yang dulu menganggur kini punya pekerjaan. Ekonomi Komunitas pun tumbuh,” ujar Sudarman.
Dampak ekonomi Di pemanfaatan panas bumi juga signifikan. Proyek-proyek Di berbagai Lokasi telah membuka ribuan lapangan kerja Terbaru, Mendorong tumbuhnya Usaha Kecil Menengah, serta memperbaiki infrastruktur publik.
PLTP Kamojang dan juga PLTP Patuha, Jawa Barat, menjadi contoh pemasok energi bersih, Didalam keduanya menciptakan 1.500 lapangan kerja langsung maupun tidak langsung, sekaligus menjalankan Langkah pemberdayaan Komunitas mulai Di pelatihan Usaha Kecil Menengah, koperasi desa, hingga Pemberian Agrikultur organik.
Di Pada Yang Sama, pengamat energi Komaidi Notonegoro menilai pemerintah sudah Menunjukkan keseriusan Mendorong pemanfaatan energi panas bumi.
Ia menyoroti langkah-langkah terbaru seperti penandatanganan nota kesepahaman Ditengah Pertamina dan PLN, serta keterlibatan Danantara.
“Sekarang ada upaya pemerintah ingin mengakselerasi perkembangan geothermal Di aspek Pembaruan dan pengusahaan,” ujarnya.
Kelebihan panas bumi adalah sifatnya yang stabil dan tersedia 24 jam sehari.
Berbeda Didalam energi surya atau angin yang bergantung Di cuaca, panas bumi bisa menjadi sumber energi baseload yang konsisten.
Pemerintah Indonesia kini Ditengah merevisi PP Nomor 7 Tahun 2017 tentang Panas Bumi, yang mencakup skema pelelangan yang lebih sederhana, insentif fiskal, jaminan Penyembuhan lingkungan, hingga penguatan aspek sosial agar proyek diterima Komunitas secara inklusif dan transparan.
Kedua perusahaan itu Menunjukkan komitmen sektor Usaha Sebagai mempercepat transisi energi sekaligus membuka Kemungkinan kerja hijau.
Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) Mengantisipasi transisi energi bersih Akansegera menciptakan 24 juta lapangan kerja Dunia Di 2030. Didalam potensi 24 ribu MW (24 GW), Indonesia Memiliki Kemungkinan besar Sebagai menjadi pusat ekonomi hijau Di Asia.
Baca juga: PGE Ulubelu Dari Sebab Itu model pengelolaan panas bumi berbasis WEF Nexus
Baca juga: PLTP Kamojang ungkap Ide ekspansi Sebagai tambah 70 MW
Baca juga: Bahlil: RI miliki posisi kuat sebagai pusat energi panas bumi dunia
Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © Ditengah 2025
Dilarang keras Memutuskan konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis Sebagai AI Di situs web ini tanpa izin tertulis Di Kantor Berita Ditengah.
Artikel ini disadur –> antaranews.com Indonesia News: Pakar sebut pemanfaatan energi panas bumi pacu ekonomi Di Lokasi











