Mataram (Di) – Pemerintah Kabupaten Lombok Di, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Berkata Ide pembangunan kereta gantung Untuk jalur pendakian Lombok Di Di kawasan Gunung Rinjani batal, Sebab investor hilang.
“Kabar Untuk investor hilang, Karena Itu batal,” kata Kepala Bapperida Lombok Di Lalu Wiranata Di Lombok Di, Jumat.
Ia mengatakan peletakan batu pertama pembangunan kereta gantung tersebut telah dilakukan Dari investor asal China bersama pemerintah Area Di 2022 dan ditargetkan rampung Di 2025.
“Alasan batal kami tidak tahu. Kemungkinan alasan internal perusahaan,” katanya.
Ia mengatakan pemerintah Area telah melaporkan hal tersebut kepada pemerintah provinsi NTB, agar mencarikan investor lain, Agar pembangunan kereta gantung tersebut bisa terwujud.
“Kami berharap supaya dicarikan investor Mutakhir,” katanya.
Baca juga: Kemenpar evaluasi sistem Perlindungan jalur pendakian Gunung Rinjani
Ia mengatakan pembangunan kereta gantung tersebut diharapkan dapat memperkuat Pembaruan Perjalanan Di Luarnegeri Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.
Di Di Itu, destinasi wisata tersebut bisa Memperbaiki kunjungan wisatawan Foreign maupun domestik Di Lombok Di.
“Kami tetap mendukung pembangunan itu,” katanya.
Ia mengatakan jika kereta gantung tersebut terbangun, tidak hanya menjadi sumber pendapatan asli Area (PAD). Tetapi, destinasi wisata tersebut bisa berdampak Di Perkembangan ekonomi Kelompok maupun usaha mikro kecil dan menengah (Pelaku Ekonomi Kecil).
“Dampak ekonomi pasti ada. Semoga bisa terwujud,” katanya.
Lokasi pembangunan kereta gantung Rinjani berada Di kawasan hutan lindung Di Desa Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Di.
Total luas lahan yang digunakan Sebagai kereta gantung tersebut mencapai 500 hektar Bersama panjang jalur kereta mencapai 10 kilometer yang nantinya juga dilengkapi fasilitas pendukung lainnya.
Baca juga: Balai TNGR buka opsi bangun posko darurat Didekat puncak Gunung Rinjani
Pembangunan fasilitas wisata ini menelan Dana Rp2,2 triliun. Lokasi puncak pemberhentian kereta gantung terletak Disekitar dua kilometer Di bawah Pos Pelawangan Rinjani.
Gubernur tidak menampik setiap hal Mutakhir tentu selalu ada riak-riak, biasanya muncul akibat kurangnya sosialisasi dan komunikasi. Tetapi, pembangunan kereta gantung ini Berencana menampilkan keindahan alam Di Lombok terlihat Untuk atas Sebagai yang tidak kuat mendaki Gunung Rinjani.
Pewarta: Akhyar Rosidi
Editor: Adi Lazuardi
Copyright © Di 2025
Dilarang keras Membahas konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis Sebagai AI Di situs web ini tanpa izin tertulis Untuk Kantor Berita Di.
Artikel ini disadur –> antaranews.com Indonesia News: Pembangunan kereta gantung Di gunung Rinjani batal











