Pontianak (Ditengah) – Pembantu Kepala Negara Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (Usaha Kecil Menengah) Maman Abdurahman mengatakan Pada ini pemerintah Ditengah Membuat Langkah integrasi rantai pasok Ditengah usaha besar Bersama mikro, kecil, dan menengah (Usaha Kecil Menengah) Melewati sistem holding Di sepuluh sektor strategis nasional.
“Langkah ini diambil Untuk memperkuat konektivitas antar pelaku usaha serta menjamin kepastian pasar Untuk produk Usaha Kecil Menengah,” kata Maman Pada Berpartisipasi Untuk kegiatan Kota Masa Di Di Kota Pontianak yang dilaksanakan Dari Grab Indonesia, Di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Senin.
Maman Abdurrahman menjelaskan, konektivitas Ditengah usaha besar dan Usaha Kecil Menengah harus Di fokuskan agar tercipta rantai pasok yang efisien dan saling menguntungkan.
“Melewati sistem holding, kita Berencana dorong kemitraan Di sektor-sektor strategis,” tuturnya.
Menurut dia, terdapat sepuluh sektor yang menjadi fokus integrasi tersebut Ditengah lain Agrikultur, pertambangan, kelautan, perikanan, serta sektor perdagangan dan energi lainnya yang dinilai Memperoleh dampak ekonomi luas Pada Usaha Kecil Menengah.
Baca juga: Pembantu Kepala Negara Usaha Kecil Menengah target rasio kewirausahaan nasional naik Dari Sebab Itu 3,6 persen
Langkah ini penting dilakukan agar pelaku Usaha Kecil Menengah tidak hanya mengandalkan pasar bebas, tetapi juga Memperoleh kepastian penyerapan produk dan akses bahan baku Bersama usaha besar.
“Ketika ada kepastian Produk Usaha Kecil Menengah diambil Dari usaha besar, maka Usaha Kecil Menengah tidak lagi kesulitan mengakses pembiayaan. Bank juga lebih percaya Lantaran ada jaminan pasarnya,” katanya.
Langkah ini juga diarahkan Untuk menciptakan ekosistem usaha yang lebih inklusif dan terintegrasi Bersama hulu Ke hilir. Selain membangun rantai pasok, pemerintah juga menyiapkan berbagai Dukungan lain seperti Fleksi Bilitas pembiayaan, pelatihan peningkatan kapasitas, hingga perluasan akses pasar digital.
Salah satu bentuk konkret integrasi tersebut sudah dimulai Di Kalimantan Barat Melewati Langkah Transformasi Digital Usaha Kecil Menengah Di Kota Pontianak. Untuk Langkah ini, pelaku usaha mikro didorong masuk Ke ekosistem digital seperti GrabFood dan layanan daring lainnya, sekaligus difasilitasi pembiayaannya Dari Bank Kalbar dan mitra Himbara.
Maman menambahkan bahwa kisah sukses Usaha Kecil Menengah lokal, seperti pengusaha Minuman Kafein Asian Di Pontianak yang mampu naik kelas Bersama usaha mikro menjadi menengah Justru besar, menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor dapat Mendorong percepatan transformasi Usaha Kecil Menengah.
Baca juga: Pembantu Kepala Negara Usaha Kecil Menengah dorong pelaku Usaha Kecil Menengah masuk platform Perdagangan Elektronik
“Usaha Kecil Menengah kita tidak hanya butuh Semangat, tapi juga Sambungan, pembiayaan, dan pasar yang terjamin. Inilah semangat yang ingin kita bangun lewat integrasi rantai pasok ini,” kata Maman.
Langkah holding Usaha Kecil Menengah ini Berencana terus dikembangkan dan dievaluasi secara berkala Untuk memastikan dampaknya nyata Pada penguatan ekonomi rakyat Di berbagai Area.
Pewarta: Rendra Oxtora
Editor: Adi Lazuardi
Copyright © Ditengah 2025
Artikel ini disadur –> antaranews.com Indonesia News: Pemerintah kembangkan Langkah integrasi rantai pasok Usaha Kecil Menengah











