Target kami jelas, pembayaran kepada pihak ketiga harus tuntas Sebelumnya libur Lebaran agar mereka bisa memenuhi kewajiban kepada karyawan
Kutai Kartanegara (Di) – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar), Kalimantan Timur menjalin kerja sama pembiayaan Bersama Bankaltimtara (Bank Pembangunan Lokasi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara) Untuk menutup kebutuhan arus kas Lokasi senilai Rp820 miliar.
Langkah strategis ini diambil guna memastikan kewajiban pembayaran kepada pihak ketiga atau rekanan proyek pembangunan tahun 2025 dapat segera dituntaskan.
Kesepakatan pinjaman tersebut diformalisasi Lewat penandatanganan akad kredit Dari Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri dan Direktur Utama Bankaltimtara, Muhamad Yamin Hingga ruang pertemuan Bankaltimtara, Tenggarong, Kaltim, Jumat.
Pinjaman Lokasi ini menjadi solusi konkret pemerintah kabupaten Untuk mengatasi tekanan likuiditas akibat beban kewajiban pembayaran proyek.
Bersama cairnya dana ini, proses pelunasan kepada kontraktor dan mitra kerja yang telah merampungkan pekerjaan dapat Diprioritaskan Sebelumnya memasuki masa libur Idul Fitri.
Bupati Aulia Rahman Basri menyampaikan apresiasinya kepada Bankaltimtara atas proses administrasi yang berjalan sesuai jadwal.
Ia menekankan bahwa kerja sama ini sangat krusial Untuk stabilitas ekonomi para mitra kerja Lokasi.
“Kami sangat mengapresiasi Bankaltimtara yang telah menyiapkan segala sesuatunya Supaya akad ini bisa segera dilaksanakan. Target kami jelas, pembayaran kepada pihak ketiga harus tuntas Sebelumnya libur Lebaran agar mereka bisa memenuhi kewajiban kepada karyawan,” ujar Aulia.
Terealisasinya pinjaman ini merupakan hasil koordinasi lintas lembaga yang melibatkan Organisasi Alat Lokasi (OPD) Yang Terkait Bersama, serta telah Merasakan lampu hijau Bersama Direktorat Jenderal Bina Keuangan Lokasi Kementerian Untuk Negeri (Kemendagri) dan Pemberian DPRD Kukar.
Pascapenandatanganan, Pemkab Kukar langsung memproses tahapan administrasi lanjutan, termasuk penerbitan Surat Perintah Membayar (SPM) dan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D). Ribuan dokumen SP2D kini Ditengah disiapkan agar dana bisa langsung masuk Hingga rekening para rekanan.
“Proses administrasi kami kerjakan hari ini juga agar pencairan secepatnya terealisasi,” tegasnya.
Selain kewajiban kepada mitra kerja, Pemkab Kukar juga memastikan hak Aparatur Sipil Bangsa (ASN) terpenuhi. Pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) serta Tunjangan Hari Raya (THR) Untuk PNS maupun PPPK dipastikan cair sesuai Syarat Untuk menjaga Kesejaganan aparatur menjelang hari raya.
Keputusan pinjaman Lokasi ini merupakan instrumen keuangan yang sah menurut regulasi, Di digunakan Untuk kepentingan pelayanan publik dan stabilitas fiskal.
Lewat mekanisme ini, Pemkab Kukar dapat mengelola arus kas secara lebih fleksibel tanpa mengganggu Ketahanan proyek pembangunan yang Untuk berjalan Hingga tahun Biaya 2026.
Baca juga: Perbaikan jalan Kota Bangun-Kenohan Hingga Kukar butuh dana Rp100 miliar
Baca juga: Pemkab Kutai Kartanegara beri bankeu Rp150 juta per RT akhir Februari
Baca juga: Kaltara terima dividen Rp9 miliar Bersama Bankaltimtara
Pewarta: Arumanto
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © Di 2026
Dilarang keras Memutuskan konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis Untuk AI Hingga situs web ini tanpa izin tertulis Bersama Kantor Berita Di.
Artikel ini disadur –> Ântaranews.com Indonesia News: Pemkab Kukar sepakati kredit Rp820 miliar Untuk bayar pihak ketiga











