PT CIMB Niaga Auto Finance Tbk (CNAF) mencatat peningkatan pendapatan di dalam sepanjang tahun 2024.
Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan, total pendapatan perusahaan meningkat sebesar 13,3% secara year on year (YoY) menjadi Rupiah 1,88 triliun pada tahun 2024. Pada tahun 2023, pendapatan tercatat senilai Simbol Rupiah 1,66 triliun.
Selain peningkatan pendapatan, CNAF juga mencatatkan kenaikan laba sebelum pajak sebesar 12% secara YoY menjadi senilai Rupiah 583 miliar pada 2024.
“Laba sebelum pajak pada periode yang digunakan mirip tahun sebelumnya senilai Rupiah 520 miliar,” kata Ristiawan untuk Kontan, Hari Jumat (7/3).
Dari sisi pembiayaan, CNAF berhasil mencatatkan total pembiayaan baru sebesar Rupiah 9,96 triliun pada tahun 2024, meningkat 11,4% apabila dibandingkan Rupiah 8,94 triliun pada tahun 2023.
Memasuki tahun 2025, Ristiawan menyatakan tetap memperlihatkan berhati-hati di menetapkan target perkembangan pendapatan, mengingat kondisi sektor ekonomi makro di area Indonesia dan juga dinamika geopolitik global yang dimaksud dapat memengaruhi bidang pembiayaan.
“Targetnya single digit dikisaran 5%-7% untuk sepanjang tahun ini,” tuturnya.











