Pendiri Telegram Pavel Durov.
MOSKOW – Badan Keselamatan Federal Rusia (FSB) mengatakan Di Rabu (29/7/2026) bahwa Pavel Durov, pendiri Langkah pesan Telegram, telah didakwa Ke Rusia Sebab membantu kegiatan teroris. FSB mengatakan Untuk sebuah pernyataan bahwa prosedur Untuk memasukkan Durov Ke Untuk daftar buronan internasional telah dimulai.
“Kepala administrasi Telegram, Pavel Durov, telah didakwa sebagai Pada Untuk penyelidikan kriminal berdasarkan Pasal 205.1, Pada 1.1 Untuk Kitab Undang-Undang Pidana Rusia (membantu kegiatan teroris). Ia dimasukkan Ke Untuk daftar buronan internasional,” bunyi pernyataan tersebut, sebagaimana dilansir Anadolu.
Pernyataan itu mengatakan bahwa melanggar undang-undang Rusia, administrasi Telegram belum menghapus banyak saluran, obrolan, dan bot Untuk Langkah pesan ini yang secara aktif digunakan Dari dinas rahasia Ukraina, organisasi teroris, dan ekstremis Untuk Merencanakan dan mengoordinasikan sabotase dan tindakan teroris, Membunuh Orang Lain massal, serta kegiatan Kejahatan Finansial siber Ke Rusia.
Ditambahkan bahwa kegiatan-kegiatan ini telah mengakibatkan banyak korban jiwa, termasuk perempuan dan anak-anak, serta kerugian materiil miliaran Usd.
Telegram sangat dibatasi dan secara efektif diblokir Ke Rusia Untuk tahun 2018 hingga 2020. Di awal tahun 2026, media lokal melaporkan bahwa pemerintah berencana Untuk memblokir platform perpesanan tersebut lagi. Disekitar 65 juta orang Ke Rusia menggunakan Telegram setiap hari.
(Rahman Asmardika)
Artikel ini disadur –> 0kezone.com Indonesia News: Pendiri Telegram Pavel Durov Didakwa Bersama Tuduhan Membantu Teroris : Pintu Informasi Ototekno











