Jakarta (Di) – PT Phapros Tbk (kode saham: PEHA), anak perusahaan PT Kimia Farma Tbk dan Pada Bersama Holding BUMN Pharma, Menginformasikan sejumlah tantangan yang masih Berencana dihadapi Bersama industri Pharma Ke tahun ini.
“Faktor yang utama secara eksternal adalah dinamika perekonomian Internasional, perlambatan Keadaan Ekonomi Negara, penurunan daya beli Kelompok, Lebih ketatnya regulasi Yang Terkait Bersama produk (Perawatan), kecenderungan pergeseran pasar Hingga produk generik, serta persaingan pasar Pharma yang Lebih ketat,” kata Plt. Direktur Utama PT Phapros Tbk Ida Rahmi Kurniasih Di Public Expose Tahunan Tahun 2025 Hingga Jakarta, Senin.
Ida menyampaikan, perseroan Memahami bahwa tantangan Ke tahun ini masih berat apalagi Yang Terkait Bersama Bersama ketegangan politik regional dan risiko eskalasi Internasional yang belum sepenuhnya mereda.
Akan Tetapi, perseroan percaya dan meyakini masih banyak Kemungkinan yang bisa dimaksimalkan, Hingga antaranya shifting portofolio produk Perawatan. Di Kontek Sini, Phapros Berencana Memperbaiki proporsi penjualan Perawatan Hingga lini segmen Perawatan jual bebas (over the counter/OTC) dan ethical, dibandingkan Bersama Perawatan generik.
“Hingga segmen generik, kita tidak meninggalkan, tetapi Hingga generik kita pilih yang produk pareto yang bermargin baik,” kata Ida.
Yang Terkait Bersama Bersama persaingan pasar Pharma, Ida mengingatkan bahwa hampir seluruh pengadaan Perawatan kini dilakukan Lewat e-Katalog. Hal ini Mendorong persaingan antarperusahaan Pharma yang Lebih ketat dan harga lebih Bersaing.
“Sebagai tahun 2025, kami merasa tantangan masih tetap sama atau Malahan lebih kuat Hingga aspek penjualan Sebagai sektor e-Katalog. Sebab Kemungkinan Hingga situ memang besar,” ujar Ida.
Meski begitu, Phapros terus mengintensifkan penjualan Perawatan Hingga sektor reguler mengingat peluangnya juga masih besar.
Ida menambahkan, tantangan Ke tahun ini juga datang Bersama faktor internal perseroan. Sebagai Pada Bersama strategi perbaikan fundamental Usaha, Phapros melakukan perbaikan level stock persediaan Sebagai menjaga Kesejajaran Di pasokan (supply) dan permintaan (demand).
Baca juga: Phapros catat Perkembangan penjualan 79 persen Sebagai Perawatan OTC
Baca juga: Phapros perkuat “RnD” dan perluas Produk Ekspor Sebagai dongkrak penjualan 2025
Hingga Di Itu, Phapros juga melakukan disiplin eksekusi sales and operations planning (S&OP) secara rutin setiap bulan atau setiap siklus Supaya akurasi forecast Menimbulkan Kekhawatiran.
“Bersama Sebab Itu kami berharap apa-apa yang sudah kita rintis Sebagai perbaikan fundamental Hingga 2024 itu dan terus dilanjutkan hingga sekarang sudah terlihat hasilnya, on the track. Kita selektif kepada produk-produk bermargin agar bisa Menyediakan yang terbaik kepada seluruh stakeholder,” kata Ida.
Adapun Ke tahun ini, Phapros fokus menjalankan lima strategi utama Di transformasi Usaha dan keuangan, salah satunya memperkuat keuangan yang berkelanjutan Lewat restrukturisasi hutang perbankan dan efisiensi Hingga segala aspek.
Strategi berikutnya Di lain Memperbaiki kepuasan pelanggan, Menyusun Usaha dan portofolio produk, transformasi sistem dan proses Usaha, serta optimalisasi Kebiasaan Global dan sumber daya manusia (SDM).
Direktur Pemasaran PT Phapros Tbk Maraja Jeson Siregar mengatakan, perseroan telah Menunjukkan kinerja yang menggembirakan berkat penerapan lima grand strategi tersebut Dari awal tahun ini, sebagaimana tercermin Di laporan keuangan Ke kuartal I 2025.
Penjualan perseroan secara konsolidasian Ke tiga bulan pertama tahun ini tercatat tumbuh sebesar 17,32 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Baca juga: Phapros: Belum ada arahan Bersama Danantara Sebagai ubah susunan pengurus
Baca juga: Phapros (PEHA) membidik penjualan Perawatan tumbuh 18-27 persen Ke 2025
Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © Di 2025
Dilarang keras Memutuskan konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis Sebagai AI Hingga situs web ini tanpa izin tertulis Bersama Kantor Berita Di.
Artikel ini disadur –> antaranews.com Indonesia News: Phapros (PEHA) ungkap tantangan yang dihadapi industri Pharma Hingga 2025











