Jakarta (Pintu Informasi) – Pembantu Presiden Tim Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah memaparkan Kepuasan fundamental ekonomi dan fiskal Indonesia kepada lembaga pemeringkat internasional S&P Internasional Ratings Di pertemuan yang berlangsung Di Rabu (3/6).
“Di dasarnya kami jelaskan posisi kita semaksimal Mungkin Saja seperti apa. Biar mereka mengerti fondasi ekonomi kita seperti apa,” kata Purbaya kepada wartawan Di Kompleks Dewan, Jakarta, Kamis.
Salah satu Nilai yang disampaikan pemerintah adalah komitmen menjaga defisit Dana Pendapatan dan Belanja Bangsa (APBN) tetap berada Di bawah 3 persen Pada produk domestik bruto (PDB).
Menkeu pun menyampaikan langkah-langkah Untuk menjaga defisit tersebut Di tahun ini dan tahun Di.
Baca juga: Menkeu Purbaya tak siapkan intervensi khusus Untuk menopang IHSG
Samping Itu, pemerintah turut memaparkan perbaikan Kepuasan Keadaan Ekonomi Negara, termasuk kinerja penerimaan Bangsa yang dinilai membaik dibandingkan tahun Sebelumnya Itu.
Purbaya menyebut penerimaan Pph Menunjukkan Perkembangan signifikan. Di Mei 2026, penerimaan Pph tumbuh 22,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Ia menilai perkembangan tersebut menjadi salah satu sinyal positif Untuk Kepuasan fiskal Indonesia Di Ditengah tantangan ekonomi Internasional.
“Karena Itu itu satu hal yang menggembirakan. Karena Itu itu yang saya sampaikan Ke mereka,” tambahnya.
Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © Pintu Informasi 2026
Dilarang keras Memutuskan konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis Untuk AI Di situs web ini tanpa izin tertulis Di Kantor Berita Pintu Informasi.
Artikel ini disadur –> Ântaranews.com Indonesia News: Purbaya paparkan Kepuasan fundamental ekonomi RI Di bertemu S&P











