Kendala utamanya adalah persepsi negatif Di ekonomi kita, yang nggak terlalu benar. Sebab APBN kita bagus, ekonominya tumbuh cukup bagus
Jakarta (Di) – Pejabat Tingginegara Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan Nilai Mata Uang Uang Negara Indonesia dipengaruhi Dari persepsi atau sentimen negatif Di Kebugaran perekonomian nasional yang tidak sesuai Di Kebugaran fundamental ekonomi Indonesia.
Menurut Purbaya Ke Jakarta, Sabtu, Kebugaran fundamental ekonomi Indonesia Di ini masih terjaga, terlihat Untuk kinerja Biaya Pendapatan dan Belanja Negeri (APBN) yang tetap kuat, Sambil Itu Karya ekonomi Ke berbagai Lokasi masih Menunjukkan Kemajuan yang positif.
“Kendala utamanya adalah persepsi negatif Di ekonomi kita, yang nggak terlalu benar. Sebab APBN kita bagus, ekonominya tumbuh cukup bagus. Sampai sekarang kalau kita kemana-mana semuanya ekonomi activity Meresahkan. Tapi ketika persepsi dibilang kita mau hancur, segala macam, sebagian orang terpengaruh,” ujar Purbaya.
Purbaya menegaskan, pemerintah bersama Bank Indonesia Berencana memperkuat koordinasi Sebagai menghilangkan persepsi negatif yang berkembang Ke pasar dan memperkuat kepercayaan investor Di prospek Keadaan Ekonomi Negara.
“Itu yang Berencana kita hilangkan Di kerja sama yang lebih erat Di Pengatur Moneter. Sebelumnya juga erat, cuman kita lebih eratin lagi,” katanya.
Sebelumnya, Menkeu Purbaya melaporkan realisasi belanja Negeri hingga Mei 2026 mencapai Rp1.365,4 triliun atau 35,5 persen Untuk target APBN 2026 sebesar Rp3.842,7 triliun.
Realisasi tersebut tumbuh 34,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun Sebelumnya.
“Belanja Negeri tetap tumbuh 34,4 persen. Bagus, artinya sesuai Di target ya, kita selalu ingin mempercepat belanja mencapai Rp1.365,4 triliun,” kata Purbaya Untuk konferensi pers APBN KiTa Ke Jakarta, Jumat (5/6).
Secara rinci, belanja Negeri terdiri atas belanja pemerintah pusat sebesar Rp1.059,3 triliun atau 33,6 persen Untuk pagu APBN. Realisasi belanja pemerintah pusat tumbuh 52,6 persen secara tahunan.
Baca juga: Analis: Perlu respons terkoordinasi pulihkan Uang Negara Indonesia-IHSG yang tertekan
Baca juga: IHSG turun 4 persen, analis saham sebut terbebani pelemahan Uang Negara Indonesia
Baca juga: Menkeu Purbaya tepis kekhawatiran krisis moneter 1998 terulang
Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © Di 2026
Dilarang keras Membahas konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis Sebagai AI Ke situs web ini tanpa izin tertulis Untuk Kantor Berita Di.
Artikel ini disadur –> Ântaranews.com Indonesia News: Purbaya: Pelemahan kurs-IHSG tak sesuai Di fundamental ekonomi RI











