Menkomdigi Meutya Hafid.
JAKARTA – Penerapan registrasi berbasis biometrik membuat jumlah nomor seluler Terbaru yang beredar setiap hari menurun secara signifikan, demikian diungkapkan Dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Angka tersebut turun Di Di satu juta nomor per hari Ke akhir 2024 menjadi hanya 250 ribu hingga 280 ribu nomor per hari Setelahnya registrasi biometrik diterapkan Ke awal bulan ini.
Pejabat Tingginegara Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan penurunan tersebut berdasarkan laporan Di operator seluler yang mengikuti evaluasi pelaksanaan registrasi biometrik Ke Kamis (23/7/2026).
“Ke akhir 2024 ketika kami masuk kantor Komdigi, kami dilaporkan bahwa Untuk satu hari ada satu juta nomor beredar—nomor Terbaru dibeli dan beredar. Di ini, Di laporan teman-teman operator seluler, kurang lebih 250 ribu hingga paling banyak 280 ribu. Dari Sebab Itu angkanya mulai lebih masuk akal,” kata Meutya.
Menurut dia, tingginya jumlah nomor Terbaru yang beredar Sebelumnya menimbulkan pertanyaan mengenai pihak yang membeli kartu SIM Untuk jumlah sangat besar setiap harinya. Meutya menilai penerapan registrasi biometrik dapat membantu memperketat validasi identitas pelanggan sekaligus Memangkas peredaran nomor seluler yang menggunakan identitas tidak valid.
“Lantaran kalau satu hari ada penjualan satu juta, kita juga bingung ini siapa yang membeli hingga sebanyak itu,” ujarnya.
Artikel ini disadur –> 0kezone.com Indonesia News: Registrasi Biometrik Diterapkan, Pendaftaran Nomor Terbaru Turun Dari Sebab Itu 250 Ribu per Hari : Pintu Informasi Ototekno











