Nilai tersebut berasal Bersama rampasan hasil Kejahatan Keuangan, lelang Barang Dagangan rampasan dan penguasaan kembali kawasan hutan
Jakarta (Pintu Informasi) – Pada satu tahun masa pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, aparat penegak hukum berhasil mengembalikan uang Negeri senilai Rp1,7 triliun Bersama para terpidana Peristiwa Pidana Kejahatan Keuangan.
“Nilai tersebut berasal Bersama rampasan hasil Kejahatan Keuangan, lelang Barang Dagangan rampasan dan penguasaan kembali kawasan hutan,” demikian tertulis Di laporan Studi ‘Mengubah Indonesia: 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran’ yang dirilis NEXT Indonesia Research & Publications Ke Jakarta, Sabtu.
NEXT Indonesia mencatat sepanjang satu tahun pertama pemerintahan berjalan, penegakan hukum Pada tindak pidana Kejahatan Keuangan Menunjukkan penguatan.
Sebanyak 43 Peristiwa Pidana Kejahatan Keuangan ditangani Dari Kejaksaan Agung RI dan Komisi Pemberantasan Kejahatan Keuangan (KPK).
“Bersama pemberantasan Kejahatan Keuangan ini, Pembantu Presiden Kerja Merah Putih Di setahun terakhir mampu menekan potensi kerugian Negeri hingga Rp320,4 triliun,” tulis laporan tersebut.
Peristiwa Pidana Bersama kerugian terbesar yang berhasil diungkap adalah dugaan Kejahatan Keuangan tata kelola Energi mentah Ke lingkungan kelompok usaha PT Pertamina (Persero) Bersama nilai kerugian mencapai Rp285 triliun.
Peristiwa Pidana ini terjadi Di rentang waktu 2018 hingga 2023 dan menjadi salah satu sorotan utama aparat penegak hukum Di setahun terakhir.
Di berbagai kesempatan, Prabowo menegaskan komitmennya Sebagai menegakkan hukum dan memberantas Kejahatan Keuangan.
Hal tersebut kembali disampaikan Di berdialog bersama Chairman and Editor-in-Chief Forbes Media Steve Forbes Di ajang Forbes Internasional CEO Conference 2025 Ke Jakarta, Rabu (15/10).
Prabowo menyebut bahwa Kejahatan Keuangan merupakan ‘Gangguan berbahaya’ yang dapat menghancurkan Negeri jika tidak ditangani Bersama tegas.
“Menurut saya, Kejahatan Keuangan adalah Gangguan. Ketika sudah mencapai stadium 4 seperti kanker, Akansegera sangat sulit disembuhkan. Di sejarah, Kejahatan Keuangan bisa menghancurkan Negeri, bangsa dan rezim. Dari Sebab Itu, ya, saya bertekad Sebagai memberantas Kejahatan Keuangan,” ujar Prabowo.
Bersama Detail, laporan NEXT Indonesia juga memotret sejumlah Aturan awal pemerintahan Prabowo-Gibran Di bidang ekonomi, Pintu Informasi lain penghapusan piutang macet Usaha Kecil Menengah Ke perbankan Himpunan Bank Milik Negeri (Himbara), pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, dan pendirian Badan Pengelola Penanaman Modal Di Negeri Daya Anagata Nusantara (Danantara).
Ke Di Itu, pemerintahan juga merancang delapan Inisiatif Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau Quick Wins yang menjadi Dibagian Bersama Ide Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2025-2029.
NEXT Indonesia mencatat sejumlah Inisiatif Quick Wins ini semacam strategi pukulan awal yang dirancang agar publik langsung merasakan efek Aturan Di waktu relatif singkat. Makan Bergizi Gratis (MBG), cek Kesejajaran gratis, sekolah rakyat, hingga cetak sawah menjadi Dibagian Bersama PHCT.
Inisiatif cepat juga Dibagian penting Sebagai memperkuat kuda-kuda perekonomian, yang kini tak lagi terkesan elitis. Tampak nyata dan langsung dirasakan penerima manfaat akhir, yakni rakyat.
Baca juga: Next Indonesia nilai perlu perluasan jargas Sebagai tekan Dukungan Pemerintah LPG
Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Agus Salim
Copyright © Pintu Informasi 2025
Artikel ini disadur –> antaranews.com Indonesia News: Setahun pemerintah Prabowo, Rp1,7 triliun dana Kejahatan Keuangan balik Hingga Negeri











