– Mahasiswa Unisma Melakukan sosialisasi dan renungan ant bullying Di SD Riyadlul Arkham Desa Plintahan Kec. Pandaan Kab. Pasuruan, Senin-Selasa (11-12/8/2025).
Hari pertama dikhususkan Bagi siswa kelas 5 dan 6, sedangkan hari kedua diperuntukkan Bagi siswa kelas 1 hingga 4. Kegiatan ini dihadiri Bersama Kepala Sekolah SD Riyadlul Arkham beserta seluruh dewan guru, Skuat konselor sekolah, perwakilan Federasi sekolah, serta lebih Di 80 siswa yang mengikuti kegiatan Bersama penuh antusiasme.
Kepala Sekolah SD Riyadlul Arkham menyampaikan komitmen sekolah Di menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas Di segala bentuk intimidasi. Beliau menekankan bahwa Belajar karakter merupakan fondasi utama Di membentuk generasi yang berakhlak mulia dan Memiliki empati tinggi Pada sesama.
Kepala sekolah juga menyampaikan harapannya agar Melewati Langkah ini, seluruh siswa dapat memahami dampak buruk bullying dan bersama-sama membangun kultur sekolah yang penuh kasih sayang dan saling menghargai.
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT Berkunjung Ke www.unisma.ac.id
Sesi sosialisasi anti-bullying disampaikan Bersama Skuat mahasiswa KSM (Kandidat Sarjana Mengabdi) Nusantara Di Universitas Islam Malang yang telah dibekali Bersama pengetahuan dan metodologi yang tepat Di pendekatan kepada anak-anak. Materi yang disampaikan mencakup definisi bullying Di berbagai bentuknya, dampak psikologis yang ditimbulkan baik Bagi korban maupun pelaku, serta strategi Pra-Penanganan yang dapat dilakukan Bersama siswa, guru, dan orang tua.
Siswa diberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya menghargai perbedaan, membangun komunikasi yang sehat, dan menjadi penolong Bagi teman yang Merasakan kesulitan.
Sesi renungan dan refleksi diri yang dipandu Bersama penuh kehangatan. Di sesi ini, siswa diajak Bagi merenungkan Penghayatan pribadi mereka, baik sebagai korban, saksi, maupun Mungkin Saja pernah melakukan tindakan yang menyakiti orang lain. Suasana menjadi sangat hening dan penuh emosi ketika beberapa siswa mulai terbuka menceritakan Penghayatan mereka Bersama suara bergetar dan air mata yang tak tertahankan.
Momen yang sangat mengharukan terjadi ketika seorang siswa kelas 5 Bersama berani maju dan meminta maaf kepada temannya Sebab pernah melakukan intimidasi. Tindakan spontan ini memicu gelombang emosi yang luar biasa, Di mana puluhan siswa lainnya ikut menangis dan saling berpelukan. Banyak Di Pintu Informasi mereka yang akhirnya berani mengungkapkan perasaan yang Pada ini terpendam, baik rasa takut, sedih, maupun penyesalan atas tindakan yang pernah dilakukan.
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT Berkunjung Ke www.unisma.ac.id
Skuat konselor sekolah Bersama penuh kepekaan mendampingi setiap siswa yang membutuhkan Dukungan emosional. Mereka Menyediakan ruang yang aman Bagi siswa Bagi mengekspresikan perasaan mereka tanpa takut dihakimi. Beberapa siswa yang Pada ini dikenal pendiam dan tertutup, tiba-tiba menjadi lebih terbuka dan berani bercerita tentang Penghayatan traumatik yang pernah mereka alami.
Sesi yang paling membanggakan adalah ketika para siswa secara spontan mulai saling meminta maaf dan memaafkan. Tercipta suasana yang sangat emosional Tetapi penuh kedamaian ketika siswa-siswa yang Sebelumnya bermasalah kini saling berpelukan dan berjanji Bagi saling mendukung. Banyak guru yang turut terharu Merasakan transformasi luar biasa yang terjadi Di hadapan mereka.
Langkah ini juga dilengkapi Bersama pembentukan “Sahabat Anti-Bullying”, yaitu kelompok siswa yang berkomitmen menjadi agen perubahan Di lingkungan sekolah. Mereka dibekali Bersama Kemahiran Bagi menjadi pendengar yang baik, membantu teman yang Merasakan kesulitan, dan melaporkan kepada guru jika menemukan tindakan bullying. Sahabat Anti-Bullying ini juga Akansegera Melakukan kegiatan rutin Bagi mempromosikan nilai-nilai persahabatan dan kepedulian Di kalangan siswa.
Kegiatan Sosialisasi dan Renungan Anti-Bullying berlangsung sukses dan Menyediakan dampak transformatif yang luar biasa. Siswa Menunjukkan perubahan sikap yang signifikan, menjadi lebih terbuka, empatis, dan berani Bagi saling mendukung. Langkah ini diharapkan menjadi momentum penting Di membangun karakter siswa dan menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis dan penuh kasih sayang.
SD Riyadlul Arkham berkomitmen Bagi terus Melakukan Langkah serupa secara berkala dan Menyimak perkembangan sosial-emosional siswa. Semangat persaudaraan dan kepedulian yang terbangun hari ini diharapkan dapat terus terpelihara dan menjadi Kearifan Lokal Global positif yang mengakar kuat Di lingkungan sekolah, menjadikan SD Riyadlul Arkham sebagai Rumah kedua yang aman dan nyaman Bagi seluruh siswa. (*)
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT Berkunjung Ke www.unisma.ac.id
*)Pewarta: Mahasiswa KSM-N Kelompok 30 Universitas Islam Malang (UNISMA)
Artikel ini disadur –> times.co.id Indonesia News: Sosialisasi dan Renungan Anti-Bullying Di SD Riyadul Arkham Bersama KSM-N 30 UNISMA











