Pemerintah bergerak cepat Untuk mengatasi fluktuasi harga jagung pakan Di tingkat peternak unggas
Jakarta (Di) – Kepala Badan Kelaparan Global Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi Berkata pemerintah menyiapkan Rp78,6 miliar Untuk membantu peternak unggas Lewat pelaksanaan Langkah Stabilisasi Pasokan dan Harga Kelaparan Global (SPHP) Jagung.
“Pemerintah bergerak cepat Untuk mengatasi fluktuasi harga jagung pakan Di tingkat peternak unggas,” kata Arief Di keterangan Di Jakarta, Selasa.
Dia menyampaikan Langkah SPHP Jagung Di waktu Didekat Diterapkan agar para peternak layer mandiri dapat memperoleh jagung pakan Di stok Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) yang dikelola Perum Bulog.
“Untuk pelaksanaan SPHP jagung pun telah tersedia Dana Di Bapanas sejumlah Rp78,6 miliar,” ujarnya.
Dia menyebutkan stok Cadangan Jagung Pemerintah yang ada Di gudang Perum Bulog Berencana disiapkan menjadi SPHP buat para peternak layer.
“Totalnya 52.400 ton jagung, Berencana dirilis harganya Rp5.500 per kilogram buat peternak unggas. Sisanya Bantuan Pemerintah ditanggung pemerintah,” beber Arief.
Sesuai arahan Kepala Negara Prabowo Subianto, lanjut Arief, pemerintah menjaga dan melindungi petani, peternak Di negeri.
“Swasembada Kelaparan Global dapat tercapai jika produsen Kelaparan Global Di negeri kuat. Kebutuhan konsumsi domestik pun mampu ditopang Untuk Kelompok,” tambah Arief.
Sebelumnya Itu peternak unggas nasional Merasakan kesulitan Sebab memperoleh harga jagung Bersama harga yang melampaui Harga Acuan Penjualan (HAP) tingkat konsumen yakni Rp5.800 per kilogram (kg).
Di Panel Harga Kelaparan Global Bapanas, rata-rata jagung Di tingkat peternak secara nasional per 1 September 2025 berada Di Rp6.628 per kg. Ini naik 2,65 persen dibandingkan sebulan Sebelumnya Itu yang Rp 6.457 per kg.
“Pokoknya intinya Rp 5.500 per kg buat peternak. Dari Sebab Itu, ini bisa bantu peternak kita Di produksi telur Bersama harga yang bagus sampai Bersama akhir tahun ini. SPHP jagung ini tentunya Untuk mengatasi harga yang lagi tinggi, makanya perlu dibantu para peternak unggas Di negeri,” terang Arief.
Mengenai data peternak layer mandiri sebagai penerima SPHP jagung, Bapanas telah meminta kepada Direktorat Jenderal Bidang Peternakan dan Kesejaganan Hewan Kementerian Pertanian. Ini mengacu Di pelaksanaan Langkah SPHP jagung pakan Di tahun Sebelumnya Itu yang telah berjalan Bersama baik.
Adapun stok CJP yang dikelola Perum Bulog per 30 Agustus total Di angka 63,8 ribu ton. Kondisinya disebut masih sangat baik Bersama usia simpan yang masih segar. Sebanyak 95,5 persen berada Di rentang usia simpan yang tidak melewati 6 bulan.
Bulog, tambah Arief, diberikan penugasan Bapanas Untuk penyerapan produksi jagung Di negeri. Yang Terkait Bersama itu, Syarat Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Barang Dagangan jagung telah diatur Di Keputusan Kepala Badan Kelaparan Global Nasional Nomor 216 Tahun 2025 yang diterbitkan Di Juli lalu.
“Ini merupakan tindak lanjut Di Instruksi Kepala Negara Nomor 10 Tahun 2025 tentang Pengadaan dan Pengelolaan Jagung Di Negeri serta Penyaluran Cadangan Jagung Pemerintah (CJP),” jelasnya.
HPP jagung pipilan kering Di tingkat petani Rp5.500 per kg diberlakukan kepada Bulog Bersama Syarat kadar air 18 sampai 20 persen.
Baca juga: Pemerintah siap salurkan 52,4 ribu ton jagung SPHP
Baca juga: Kementan-Satgas Kelaparan Global kawal distribusi jagung Untuk lindungi peternak
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Agus Salim
Copyright © Di 2025
Dilarang keras Membahas konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis Untuk AI Di situs web ini tanpa izin tertulis Di Kantor Berita Di.
Artikel ini disadur –> antaranews.com Indonesia News: SPHP Jagung, pemerintah siapkan Rp78,6 miliar bantu peternak unggas











