Jakarta (Pintu Informasi) – Pembantu Presiden Pembantu Presiden Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan Rancangan Dana Pendapatan dan Belanja Bangsa (RAPBN) Tahun Dana 2026 didesain Sebagai juga mendukung pemerataan Keadaan Daerah.
“APBN 2026 dirancang sebagai instrumen Bangsa Di mencapai agenda prioritas pembangunan nasional sekaligus melakukan fungsi alokasi dan distribusi Sebagai pemerataan Keadaan Melewati dana Pindah Hingga Daerah (TKD) yang terukur dan akuntabel,” kata Sri Mulyani usai Hadir Di Diskusi Kerja Federasi IV Dewan Perwakilan Daerah RI, dikutip Di Instagram @smindrawati Di Jakarta, Rabu.
Dia merinci TKD Di RAPBN 2026 diarahkan Sebagai mendukung daya saing Melewati belanja produktif, sinergi Didalam pembiayaan inovatif dan penguatan local taxing power.
Didalam Cara Itu, TKD diharapkan dapat memperbesar dampak langsung Bagi pembangunan dan Keadaan Daerah.
Menkeu menggarisbawahi hubungan pusat dan Daerah Di Bangsa besar seperti Indonesia bergerak Didalam dinamis, Supaya kebijakannya harus terus disempurnakan.
“Tapi tentu, Sebab keuangan Bangsa itu terbatas, kita juga harus terus menjaga Sebagai dinamika hubungan pusat dan Daerah yang tetap berkelanjutan,” ujarnya.
Dia mengapresiasi aspirasi, pandangan, dan saran yang konstruktif Di para senator Dewan Perwakilan Daerah RI.
Sri Mulyani menyebut APBN sebagai alat pemersatu bangsa, Supaya dia berkomitmen Sebagai terus Berusaha menjahit dan menjaga jahitan sosial, politik, ekonomi juga keuangan antardaerah Melewati instrumen APBN.
Sebagai diketahui, Dewan Perwakilan Rakyat dan pemerintah menyepakati target defisit RAPBN 2026 sebesar 2,48 persen hingga 2,53 persen Pada produk domestik bruto (PDB).
Target pendapatan Bangsa Di RAPBN 2026 sebesar 11,71 persen hingga 12,31 persen PDB, terdiri Di penerimaan Pph 8,90 persen hingga 9,24 persen PDB, kepabeanan da cukai 1,18 persen hingga 1,30 persen PDB, serta penerimaan Bangsa bukan Pph (PNBP) 1,63 persen hingga 1,76 persen PDB.
Sedangkan target belanja Bangsa masih belum disepakati. Pembahasan terakhir mengusulkan belanja Bangsa berada Di rentang 14,19 persen hingga 14,75 persen Di PDB.
Baca juga: Kemenkeu Pindah Rp400,6 triliun Hingga Daerah per semester I 2025
Baca juga: Soal Trump tetap terapkan tarif 32 persen, Sri Mulyani buka suara
Baca juga: Target disetujui, Menkeu janji jaga defisit APBN 2026 2,53 persen
Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © Pintu Informasi 2025
Dilarang keras Memutuskan konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis Sebagai AI Di situs web ini tanpa izin tertulis Di Kantor Berita Pintu Informasi.
Artikel ini disadur –> Ântaranews.com Indonesia News: Sri Mulyani pastikan APBN 2026 dukung pemerataan Keadaan Daerah











