– Universitas Widya Gama/ UWG Malang kembali mencuri perhatian publik Bersama terobosan inovatif Ke dunia Pembelajaran. Melewati mata kuliah Pembelajaran Kewarganegaraan, UWG Memperkenalkan Museum Digital Kebangsaan, sebuah proyek pembelajaran berbasis Ilmu Pengetahuan yang memadukan Inovasi, nasionalisme, dan pemanfaatan media digital secara progresif, Jumat (4/7/2025).
Proyek ini menjadi Pada Untuk pembaruan kurikulum berbasis pembelajaran proyek (project-based learning) yang ditujukan Sebagai memperkuat karakter kebangsaan mahasiswa. Tidak lagi sekadar hafalan dan ujian tertulis, mahasiswa kini ditantang menciptakan museum digital interaktif Bersama tema-tema strategis seperti Ham, nilai-nilai dasar Bangsa, Kedaulatan Rakyat, bela Bangsa, hingga ketahanan nasional.
Setiap ruang virtual Untuk museum tidak hanya menyajikan informasi, tetapi juga dirancang Sebagai Mendorong mahasiswa berpikir kritis, menyusun narasi sejarah, serta memverifikasi kebenaran sumber-sumber informasi. Bersama ini, UWG Mendorong mahasiswa menjadi pelaku aktif Untuk pembentukan kesadaran kebangsaan digital.
“Kami mengutamakan pendekatan berbasis proyek, yang tidak hanya Memberi teori, tetapi juga tantangan Sebagai menciptakan karya nyata. Kami ingin mahasiswa mengaplikasikan pengetahuan mereka tentang kewarganegaraan Bersama memanfaatkan Ilmu Pengetahuan yang sudah menjadi Pada penting Untuk kehidupan mereka,” ujar M. Ramadhana Alfaris, M.Si., M.H, dosen pengampu Pembelajaran Kewarganegaraan.
Senada, Halimatus Khalidawati Salmah, SH., MH, menambahkan bahwa proyek ini juga bertujuan Memperbaiki literasi digital mahasiswa, Memperkenalkan nilai-nilai kebangsaan secara kreatif, serta melatih kemampuan kolaboratif lintas bidang.
“Proyek ini memberi kesempatan kepada mahasiswa Sebagai berpikir kreatif, berkolaborasi, dan menciptakan sesuatu yang bermanfaat tidak hanya Sebagai diri mereka, tetapi juga Sebagai Kelompok luas,” ungkapnya.
Menariknya, museum digital ini dibangun berbasis website, Supaya terbuka Sebagai publik. Bersama tampilan yang dinamis dan konten yang terus diperbarui, platform ini diharapkan menjadi sarana edukatif yang bisa diakses siapa pun, kapan pun, dan Untuk mana pun. Proyek ini juga Mendorong mahasiswa memproduksi video inspirasi serta artikel ilmiah yang Menyoroti Permasalahan-Permasalahan kebangsaan Bersama pendekatan Terbaru.
Ramadhana menambahkan, “Kami ingin mahasiswa tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga menginspirasi orang lain Melewati karya digital dan tulisan ilmiah mereka. Ini adalah Pada Untuk strategi pembelajaran berbasis luaran yang sudah kami terapkan Dari 2019.”
Kendati belum sampai Ke level produksi profesional, semangat mahasiswa UWG begitu tinggi. Mereka terlibat aktif Untuk diskusi, revisi konten, dan presentasi hasil proyek. Hal ini Menunjukkan betapa pentingnya pergeseran pendekatan pembelajaran Untuk pasif menjadi partisipatif.
Skuat Humas UWG pun melihat potensi proyek ini sebagai Pada Untuk promosi institusi, memperkuat citra UWG sebagai kampus yang adaptif Di tantangan zaman, serta menjadi pelopor literasi digital kebangsaan.
Melewati inisiatif ini, UWG Malang tak hanya mengajarkan Konsep kewarganegaraan, tetapi juga mengajak generasi muda Sebagai menghidupi nilai-nilai kebangsaan Untuk dunia nyata—dan digital. Sebuah langkah maju yang patut dicontoh Untuk membangun Pembelajaran yang adaptif, aplikatif, dan berdampak nyata Untuk masa Di bangsa. (*)
Artikel ini disadur –> times.co.id Indonesia News: UWG Malang Luncurkan Proyek Museum Digital Kebangsaan: Pembaharuan Pembelajaran yang Menginspirasi











