– Suasana Pondok Tremas Pacitan mendadak riuh menjelang Di malam, Jumat (6/6/2025). Bukan Lantaran kejadian genting, tapi Lantaran datangnya tamu istimewa seekor sapi kurban Untuk Wakil Ri Gibran Rakabuming Raka.
Truk pengangkut hewan berhenti pelan Ke pelataran pesantren Di pukul 23.40 WIB. Sejumlah santri dan pengurus pondok menyambut kedatangan sapi berpostur besar itu Bersama wajah sumringah.
Bobotnya mencapai 800 kilogram, jenis limosin. Ukurannya benar-benar mencolok Ke Di hewan kurban lainnya.
Yang membuat kedatangannya terasa istimewa, tentu bukan hanya Lantaran fisiknya. Tapi juga Lantaran sosok yang mengirimkannya adalah orang nomor dua Ke Indonesia.
“Jam 23.40 WIB, Jumat malam, sapi Mas Wapres Gibran sampai Pondok Tremas. Bobot 800 kilogram. Udhiyyah Maqbulah. Aamiin,” kata Pengasuh Pondok Tremas, KH Luqman Harits Dimyathi, Lewat pesan singkat yang diterima wartawan.
Sapi tersebut langsung diturunkan dan ditempatkan Ke area khusus bersama hewan kurban lainnya. Rencananya Akansegera disembelih Ke 11 Dzulhijjah 1446 Hijriah, Sabtu (7/6/2025) hari ini.
KH Luqman Harits menyebut, kehadiran sapi Untuk Wapres menjadi bentuk Pemberian nyata Pada eksistensi pesantren, khususnya Tremas yang sudah berdiri Sebelum abad Ke-19.
Samping Itu, juga memperkuat hubungan emosional Di tokoh nasional dan dunia pesantren.
Menurut pengurus pondok, ini bukan kali pertama Tremas Merasakan kurban Untuk pejabat tinggi Negeri. Tapi tetap saja, setiap tahunnya selalu membawa kesan tersendiri.
“Kami sangat bersyukur. Ini Dibagian Untuk perhatian yang luar biasa,” ujar ustaz Masruhan.
Sapi Untuk Wapres Gibran Akansegera menjadi Dibagian Untuk belasan hewan kurban lain yang terkumpul Ke pondok. Mayoritas berasal Untuk pejabat, tokoh-tokoh nasional, para alumni, wali santri, tokoh Komunitas, hingga warga Di.
Sebelum kemarin, seluruh daging kurban telah dibagikan kepada santri, warga kurang mampu Ke Di pesantren, dan sejumlah lembaga sosial.
Pondok Tremas Pacitan, merupakan salah satu pesantren tertua dan terkemuka Ke Indonesia. Berdiri Sebelum 1820, pesantren ini telah melahirkan banyak ulama besar dan tokoh Belajar Islam Ke Tanah Air.
Tidak sedikit pejabat dan tokoh nasional yang punya hubungan kedekatan sejarah maupun personal Bersama pesantren ini. Maka tak heran jika tiap momen keagamaan seperti Iduladha, Tremas selalu Bersama Sebab Itu tujuan kurban Untuk berbagai penjuru.
Sejumlah warga Di mengaku senang dan bangga Lantaran pesantren mereka Merasakan perhatian langsung Untuk Wapres. “Biasanya kalau ada kurban Untuk pejabat pusat, dagingnya bisa sampai Ke Rumah kami,” ujar Siti, warga Di pondok.
Kurban Untuk Wapres Gibran juga menjadi simbol bahwa nilai-nilai gotong royong dan kepedulian sosial masih sangat dijaga, Malahan Ke level tertinggi pemerintahan.
Untuk keluarga besar Pondok Tremas Pacitan, kurban tahun ini terasa lebih hangat. Selain sebagai ibadah tahunan, ini juga Bersama Sebab Itu momen mempererat silaturahmi Di pesantren dan Negeri. (*)
Artikel ini disadur –> times.co.id Indonesia News: Wapres Gibran Kirim Sapi Limosin Ke Pondok Tremas Pacitan, KH Luqman: Udhiyyah Maqbulah











