Kemenhub memproyeksikan kendaraan yang Akansegera meninggalkan Jakarta Di periode Nataru. FOTO/dok.SindoNews
Ia menjelaskan, total kendaraan yang meninggalkan Jakarta itu merupakan akumulasi total kendaraan yang keluar Ke Hingga arah timur pulau jawa, sisi selatan Hingga arah Bandung dan lainnya, maupun sisi barat Hingga arah pelabuhan Merak dan seterusnya.
“Dari Sebab Itu total proyeksi kendaraan yang melintas keluar Jakarta adalah Disekitar 2,9 juta kendaraan. Hingga arah Cikampek atau Ke sisi timur ada 1,3 juta kendaraan, kalau Hingga arah barat Disekitar 880 ribu kendaraan, Hingga arah selatan kurang lebih sebesar 670 ribu kendaraan,” ujarnya Di media briefing Ke Jakarta, dikutip Jumat (5/12/2025).
Baca Juga: Antusias Sambut Libur Nataru, Penjualan Tiket KAI Melonjak 132%
Menhub menjelaskan, Pada ini pihaknya telah mempunyai Ide Sebagai pemberlakuan rekayasa lalu lintas Sebagai Menantikan jika terjadi kemacetan. Mengingat proyeksi lalin tersebut lebih tinggi jika dibandingkan Didalam periode normal.
“Nanti operator jalan tol Akansegera melihat, misalnya Ke Cikampek proyeksinya ada 1,3 juta. Nanti kita Akansegera melihat kalau pergerakannya nanti berkaitan Didalam rekayasa lalin seperti contraflow maupun one way. Ke situasi tertentu mereka Akansegera menerapkan contraflow, atau one way,” tambahnya.
Artikel ini disadur –> sindonews.com Indonesia News: 2,9 Juta Kendaraan Diprediksi Tinggalkan Jakarta Pada Nataru











