Perkembangan Ilmu Pengetahuan menuntut perdagangan berjangka komoditi Sebagai selalu transparan dan adaptif. Sertifikat elektronik bisa menjamin keaslian, keabsahan, dan memperkuat integritas transaksi. Foto/Dok
Kegiatan ini berlangsung Di The Ritz-Carlton Mega Kuningan Jakarta, Mutakhir-Mutakhir ini diselenggarakan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta Indonesia Regtech & Legaltech Association (IRLA).
Lebih Untuk 100 peserta Berpartisipasi Untuk kegiatan ini mulai Untuk regulator, asosiasi perdagangan berjangka komoditi (Aspebtindo), Perkumpulan Pedagang Emas Indonesia (PPEDI), pelaku industri, hingga praktisi Ilmu Pengetahuan. Baca Juga: Pemerintah Blokir 1.855 Situs Perdagangan Berjangka Komoditi Ilegal
Industri Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) Di Indonesia mencatat Perkembangan signifikan. Data 2024 Menunjukkan nilai transaksi mencapai Rp33.214,89 triliun, tumbuh 29,34% dibanding tahun Sebelumnya.
Di Januari–Juli 2025, volume transaksi PBK Justru sudah mencapai 8,18 juta lot Di lebih Untuk 125.000 nasabah aktif. Akan Tetapi Di balik laju Perkembangan tersebut, tantangan besar tetap membayangi. Bappebti mencatat lebih Untuk 1.046 domain PBK ilegal diblokir sepanjang 2024.
Artikel ini disadur –> sindonews.com Indonesia News: Perkembangan Pesat Perdagangan Berjangka Butuh Perlindungan Sertifikat Elektronik











