Konferensi pers awal tahun The National Maritime Institute (Namarin) Hingga Jakarta, Rabu (7/1/2025). FOTO/Iqbal Dwi P
Direktur Eksekutif The National Maritime Institute (Namarin), Siswanto Rusdi, menilai dinamika Internasional yang berkembang belakangan ini Berencana memberi dampak langsung Di stabilitas perdagangan laut Hingga kawasan Indo-Pasifik. Menurutnya, eskalasi Konflik Bersenjata Dunia, termasuk invasi Amerika Serikat Hingga Venezuela, dapat mengganggu arus Perdagangan Global sekaligus Memperbaiki risiko Perlindungan maritim.
“Karena Itu kita tahu Pada ini ada peristiwa invasi Amerika Hingga Venezuela yang membuat arus Perdagangan Global agak terganggu, sudah pasti Berencana berpengaruh Ke biaya Pengiriman hingga Perlindungan maritim Indo-Pasifik,” kata Siswanto Untuk Kegiatan Konferensi Pers Awal Tahun The National Maritime Institute (Namarin) Hingga Jakarta, Rabu (7/1/2025).
Baca Juga: Lalu Lintas Produk Ekspor-Pembelian Barang Bersama Luar Negeri RI Didominasi Kapal Asing, Pakar Pelabuhan Soroti Kemunduran Maritim Nasional
Kepala Pusat Kajian Maritim Seskoal Laksamana Pertama TNI Salim menilai lingkungan maritim Internasional Pada ini berada Untuk situasi yang Lebih kompleks dan sulit diprediksi. Menurutnya, laut bukan sekadar jalur distribusi ekonomi, tetapi juga ruang strategis yang menjadi titik temu kepentingan politik, militer, dan Perdagangan Global.
Artikel ini disadur –> sindonews.com Indonesia News: Tekanan Politik Global Internasional Diprediksi Bebani Sektor Maritim Indonesia Hingga 2026











