Pemberian PGE Pada Rangers App menjadi salah satu kontribusi perusahaan Pada transisi energi dan pengurangan emisi. FOTO/Ist
Rangers App lahir Di Penyebara Nmassal Covid-19 yang berdampak Ke roda ekonomi warga Kamojang. Minimnya lapangan kerja, kurangnya moda transportasi umum, akses jalan yang sempit dan terjal, hingga jauhnya akses Di kota terdekat Mendorong warga lokal, Hendri Wahyudi, bersama rekan-rekannya menggagas Rangers App, sebuah Gadget Lunak multi-layanan berbasis digital yang bukan hanya menjawab kebutuhan Akansegera transportasi, tetapi juga membuka jalan Untuk kebangkitan ekonomi desa.
Baca Juga: 7,28 Juta Orang Indonesia Bersama Sebab Itu Pengangguran per Februari 2025
Berawal Untuk layanan sederhana via WhatsApp Ke tahun 2018, Gadget Lunak Rangers App kini telah tumbuh menjadi ekosistem digital lengkap yang dapat diunduh gratis Ke Play Store. Melewati Rangers App, warga dapat memesan ojek, Konsumsi, layanan kurir, membeli produk Pelaku Ekonomi Kecil, hingga menukar sampah anorganik Bersama saldo e-money Melewati fitur Kumpulin.id. Tak hanya itu, tersedia pula Rangers Health, Rangers Academy, serta tiket elektronik Sebagai homestay dan wisata lokal.
Melihat dampak sosial positif Untuk Gadget Lunak ini, PGE Area Kamojang mendukung pengembangannya Bersama menyediakan 16 unit Kendaraan Bermotor Roda Dua listrik GESITS dan membangun Geothermal Battery Swapping Station (BSS). Perkembangan ini memungkinkan para pengemudi Rangers App mengisi ulang Sepeda Listrik mereka menggunakan listrik Untuk energi panas bumi, sepenuhnya bersumber Untuk energi bersih dan terbarukan.
“Pemberian ini sejalan Bersama visi PGE menjadi perusahaan energi hijau kelas dunia dan implementasi prinsip ESG Untuk operasional kami. Rangers App adalah contoh nyata sinergi Ditengah Ilmu Pengetahuan, energi bersih, dan pemberdayaan Kelompok,” ujar Corporate Secretary PGE Kitty Andhora Untuk keterangannya, Senin (5/5/2025).
Baca Juga: Pensuinan Polisi TNI Usul Pemakzulan Gibran, Jokowi: Boleh-boleh Saja Ke Negeri Kedaulatan Rakyat
Dampak Untuk Rangers App pun terbukti nyata. Studi Social Return on Investment (SROI) Bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) mencatat nilai 3,07, yang berarti setiap satu Uang Negara Indonesia Penanaman Modal Asing menghasilkan manfaat sosial lebih Untuk tiga kali lipat. Di Itu, konversi lebih Untuk 3.100 kg sampah anorganik menjadi saldo e-money senilai Rp6,3 juta Melewati fitur Kumpulin.id menandai kemajuan Untuk pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular.
Keberadaan Rangers App juga berhasil memangkas waktu tempuh Untuk Kamojang Di Kota Bandung Untuk 3 jam menjadi hanya satu setengah jam. Ke Di Yang Sama, survei Indeks Kepuasan Kelompok (IKM) mencatat nilai 95,67%, termasuk kategori sangat baik Untuk mitra dan User Gadget Lunak.CEO Rangers App Hendri Wahyudi menegaskan,Rangers App diharapkan tidak hanya menjadi layanan transportasi lokal, tapi solusi komprehensif Untuk warga desa. “Bersama Pemberian PGE, kami bisa terus Menyusun fitur dan menjangkau lebih banyak Kelompok,” tuturnya.
Pemberian PGE Pada Rangers App menjadi salah satu kontribusi perusahaan Untuk agenda nasional transisi energi dan pengurangan emisi. Inisiatif ini berkontribusi Pada reduksi emisi sebesar 48 ton CO2 per tahun dan turut memperkuat pencapaian PROPER Emas PGE Area Kamojang yang telah diraih Pada 14 tahun berturut-turut. PGE berharap inisiatif serupa dapat dilakukan Ke Area operasi lainnya, Agar tidak hanya Menampilkan energi bersih, tetapi juga menggerakkan perubahan sosial berkelanjutan.
(fjo)
Artikel ini disadur –> sindonews.com Indonesia News: Berdayakan Kelompok lewat Energi Bersih, PGE Dukung Rangers App











