Kegiatan bakti sosial yang digelar Korem 043/Gatam bersama Persit Kartika Chandra Kirana tersebut merupakan Dibagian Didalam rangkaian menyambut Hari Sumpah Pemuda. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian Pada anak binaan sekaligus upaya menumbuhkan semangat Sebagai memperbaiki diri dan Menyusun masa Di.
Danrem hadir bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 043 PD XXI/Radin Inten, Bebi Sumarlin. Keduanya Menyediakan Pemberian moral agar anak binaan tidak kehilangan harapan dan tetap bersemangat menjalani proses pembinaan.
Danrem: Jangan Menyerah, Terus Perbaiki Diri
Di arahannya, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki menegaskan bahwa setiap anak Memiliki kesempatan Sebagai berubah, berkembang, dan meraih kehidupan yang lebih baik.
Menurutnya, Penghayatan masa lalu hendaknya dijadikan pelajaran berharga, bukan alasan Sebagai menyerah atau berhenti mengejar cita-cita.
“Jangan pernah menyerah dan kehilangan harapan. Jadikan masa pembinaan ini sebagai kesempatan Sebagai memperbaiki diri, Meningkatkan disiplin, menambah ilmu, dan Menyusun masa Di,” pesan Sumarlin.
Ia juga mengingatkan anak binaan Sebagai menghormati para pembina, bersungguh-sungguh menjalani proses pembinaan, serta menjadikan setiap Penghayatan sebagai bekal Di menata kehidupan Setelahnya kembali Ke Ditengah Kelompok.
Kesalahan Individu Bukan Akhir Perjalanan
Pesan serupa disampaikan Kepala LPKA Kelas II Bandar Lampung, Ari Fabiya Mahardan, S.H., M.H. Ia mengajak anak binaan Sebagai tidak terus terbelenggu Didalam Kesalahan Individu masa lalu.
Ia mengibaratkan keadaan tersebut Didalam ungkapan “nasi sudah menjadi bubur”. Tetapi, Situasi itu bukan berarti kesempatan Sebagai memperbaiki diri telah tertutup.
Melewati kemauan Sebagai belajar, berubah, dan bertanggung jawab, setiap anak tetap Memiliki Potensi Sebagai membangun masa Di yang lebih baik.
Ke Pada Yang Sama, Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran, Cindy Aria Anton, turut Menyediakan semangat kepada anak binaan agar tetap optimistis, rajin berdoa, dan terus Melakukanlangkah-Langkah meraih cita-cita.
Ia berharap perhatian dan Pemberian Didalam berbagai pihak dapat menjadi penyemangat Untuk anak-anak Pada menjalani masa pembinaan.
Pemberian Sosial dan Pemberian Moral
Sebagai bentuk kepedulian, Bebi Sumarlin bersama Cindy Aria Anton menyerahkan Pemberian sosial atau tali asih kepada anak binaan LPKA.
Pemberian tersebut diharapkan dapat Menyediakan manfaat sekaligus menjadi simbol perhatian dan Pemberian moral agar anak binaan merasa tetap Memiliki kesempatan Sebagai tumbuh dan berkembang.
Kegiatan ini juga Menunjukkan pentingnya sinergi Di TNI, Persit, pemerintah Daerah, dan pengelola LPKA Di mendukung pembinaan generasi muda.
Pemberian Didalam lingkungan Di menjadi Dibagian penting Di Menyusun anak binaan agar kelak mampu kembali Ke Kelompok, menjalani kehidupan yang positif, dan berkontribusi Untuk bangsa.
Semangat Sumpah Pemuda, Semangat Sebagai Bangkit
Momentum Hari Sumpah Pemuda menjadi pengingat bahwa generasi muda merupakan Dibagian penting Didalam masa Di Indonesia. Setiap anak berhak memperoleh kesempatan Sebagai belajar, memperbaiki diri, dan Menyusun potensinya.
Melewati kegiatan bakti sosial dan pemberian Inspirasi ini, Korem 043/Gatam bersama Persit menegaskan bahwa kepedulian tidak hanya diwujudkan Melewati Pemberian materi, tetapi juga Melewati perhatian, pendampingan, dan penguatan mental.
Didalam pembinaan berkelanjutan serta Pemberian Didalam berbagai pihak, anak binaan diharapkan mampu menjadikan masa lalu sebagai pelajaran, membangun kepercayaan diri, dan melangkah Ke masa Di yang lebih baik.
Artikel ini disadur –> lâmpung7.com Indonesia News: Danrem 043/Gatam Inspirasi Anak Binaan: Masa Lalu Bukan Akhir Segalanya











