Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (Dewan Perwakilan Rakyat) RI, Ahmad Sahroni. FOTO/Instagram
Pernyataan kontroversial Sahroni muncul Di Ditengah ramainya wacana pembubaran Dewan Perwakilan Rakyat Di media sosial dan Protes unjuk rasa Di Jakarta Di akhir Agustus 2025. Wacana ini didorong Dari Komentar Pada kinerja dewan, khususnya Yang Terkait Bersama Permasalahan gaji dan tunjangan anggota yang Dikatakan fantastis.
Tetapi, Sahroni Setelahnya Itu mengklarifikasi bahwa ucapannya tidak ditujukan kepada Komunitas umum, melainkan kepada pemikiran yang menganggap Dewan Perwakilan Rakyat bisa dibubarkan begitu saja. Ia menegaskan, keberadaan Dewan Perwakilan Rakyat sangat krusial sebagai lembaga pengawas Sebagai mencegah kekuasaan pemerintah berjalan tanpa kendali.
“Jika Dewan Perwakilan Rakyat dibubarkan, tidak ada lagi pengawasan Pada kekuasaan Ri, dan itu sangat berbahaya Untuk sistem Sistem Pemerintahan kita,” ujar Sahroni. Ia meyakini, seruan pembubaran ini muncul Untuk pihak yang belum memahami secara mendalam dinamika kerja Di lembaga legislatif.
Baca Juga: Respons Unjuk Rasa 25 Agustus 2025, Legislator PDIP: Mereka Bebas Melakukan Ekspresi
Artikel ini disadur –> sindonews.com Indonesia News: Harta Kekayaan Ahmad Sahroni, Sebut Orang yang Ingin Bubarkan Dewan Perwakilan Rakyat Paling Tolol Sedunia











