Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan penguatan Di pekan Didepan. FOTO/dok.SindoNews
Secara teknikal, analis menilai indeks komposit membentuk lower shadow yang mengindikasikan masih terdapat Gaya pembelian Kendati sempat bergerak Di zona merah.
“Kami melihat potensi IHSG Untuk menguji resistance dinamis MA200 yang Pada ini berada Di level 7.140 Di perdagangan Senin (19/5),” tulis Regu Eksperimen Phintraco Sekuritas, dikutip Minggu (18/5).
Baca Juga: Data Positif Meriahkan Bursa Pekan Ini: IHSG Naik 4,01%, Kapitalisasi Pasar Rp12.318 Triliun
Untuk Untuk negeri, perhatian investor tertuju Di keputusan suku bunga acuan (Banksentral Rate) Untuk Bank Indonesia yang Akansegera diumumkan pekan Didepan. Konsensus pasar Meramalkan suku bunga tetap Di level 5,75%, mengingat Ketidakstabilan Ekonomi terjaga Di 1,95% dan Kurs Mata Uang Idr berada Di kisaran Rp16.500 per Usd AS.
“Pelaku pasar juga menantikan arah asesmen terbaru Banksentral Yang Terkait Bersama kemungkinan pemangkasan suku bunga Di tahun ini,” jelasnya.
Di Di Itu, Akansegera dirilis data Perkembangan kredit yang diperkirakan melambat menjadi 9 persen yoy, alias sedikit Di bawah realisasi Maret yang sebesar 9,16%. Phintraco menilai Perkembangan kredit masih jauh Untuk target tahunan Banksentral sebesar 11 hingga 12 persen.
Sambil, Untuk kawasan regional, pelaku pasar Akansegera mencermati rilis data ekonomi China, khususnya data produksi industri dan penjualan ritel bulan April yang dijadwalkan Di Senin. Kedua indikator tersebut diproyeksikan Menyaksikan perlambatan Di Di ketegangan perdagangan Di AS dan China.
Baca Juga: IHSG Meroket Tembus 7.000 Di Awal Sesi, 251 Saham Bergerak Naik
Produksi industri China diperkirakan melambat menjadi 5,50 persen secara tahunan Untuk 7,70 persen Di Maret. Sedangkan penjualan ritel diprediksi turun Hingga 5,50 persen YoY Untuk Sebelumnya Itu 5,90 persen.
Untuk pekan Didepan, saham-saham yang layak diperhatikan menurut Phintraco Sekuritas Di lain PT Industri Jamu dan Medis-Obatan Sido Muncul Tbk (SIDO), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Timah Tbk (TINS), PT Panin Financial Tbk (PNLF), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL).
(nng)
Artikel ini disadur –> sindonews.com Indonesia News: IHSG Diprediksi Uji Level 7.140 Pekan Didepan, Investor Tunggu Pengumuman Banksentral Rate











