Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Komunitas dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison. FOTO/dok.SindoNews
Kegiatan ini merupakan Pada Didalam upaya strategis Kemenko PM Sebagai mengatasi fragmentasi Langkah pemberdayaan ekonomi. Hingga Di Itu, mewujudkan layanan yang terukur Untuk Komunitas, khususnya Untuk Usaha Kecil Menengah, pelaku Ekraf, Koperasi, Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan keluarganya. Uji publik tersebut dilaksanakan Hingga Kampus Cikini, Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia, Kamis (18/12).
Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Komunitas dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison, mengatakan Untuk perumusan standardisasi pemberdayaan ekonomi Komunitas, Kemenko PM telah menjalin kerja sama intensif Didalam Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI). Kolaborasi ini telah menghasilkan empat produk luaran utama yang siap diuji publik.
Produk-produk tersebut meliputi a) Naskah Akademik Standardisasi Langkah Pelatihan dan Pendampingan, b) Pedoman Standardisasi Pelatihan dan Pendampingan Usaha Komunitas, c) Draf Keputusan Pembantu Kepala Negara tentang Pedoman Standardisasi Pelatihan dan Pendampingan Usaha Komunitas, dan d) 13 Modul Pelatihan dan Pendampingan Usaha Komunitas termasuk pembentukan kelembagaan dan komunitas yang mencakup Modul Umum, Modul Kewirausahaan Lanjutan, dan Modul Sektor Prioritas.
“Sebagai itu, kami melaksanakan kegiatan Uji Publik guna Memperoleh masukan yang kritis dan konstruktif Yang Terkait Didalam standardisasi Langkah pemberdayaan ekonomi Komunitas secara nasional,” ungkap Leontinus.
Baca Juga: Kemenko PM Susun Aturan Biaya Penempatan PMI yang Bebas Overcharging
Artikel ini disadur –> sindonews.com Indonesia News: Kemenko PM Gagas Standardisasi Langkah Pemberdayaan Nasional











