MHU meraih Pengakuan silver Sebagai kategori economic empowerment Di ajang Indonesia Social Responsibility Award (ISRA) 2025 yang digelar Hingga Yogyakarta, Kamis (10/7). FOTO/dok.SindoNews
Atas Prestasi tersebut, MHU diganjar Pengakuan Silver Sebagai kategori Economic Empowerment Ke ajang Indonesia Social Responsibility Award (ISRA) 2025 yang digelar Hingga Yogyakarta, Kamis (10/7). Pengakuan ini menegaskan Prestasi Langkah Di menciptakan dampak nyata Di peningkatan taraf hidup Komunitas.
CEO MMSGI Sendy Greti Mengungkapkan, pihaknya berkomitmen Sebagai terus Memperkenalkan solusi yang Meningkatkan Standar hidup Komunitas Melewati praktik Usaha yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. “Prestasi Langkah CSR kami adalah hasil kolaborasi Di perusahaan, Komunitas, pemerintah, dan institusi Pembelajaran, yang bersama-sama Mendorong transformasi ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Sendy Di pernyataannya, Jumat (11/7).
Baca Juga: Terapkan Prinsip Sustainability, MHU Kembali Raih Proper Hijau
Desa Lung Anai yang 92 persen penduduknya merupakan Komunitas adat Dayak Kenyah, Sebelumnya Itu hanya menjual biji kakao basah Di harga Rp25.000–Rp30.000 per kilogram. Melewati pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) dan Sustainable Livelihood Approach (SLA), MHU membangun Tempattinggal Cokelat sebagai pusat hilirisasi, lengkap Di Tempattinggal pengering, mesin bersertifikat halal dan BPOM, serta ruang Pembelajaran Bagi Komunitas.
Artikel ini disadur –> sindonews.com Indonesia News: MHU Dorong Kemandirian Ekonomi Komunitas Adat lewat Hilirisasi Kakao











