Indo Waste & Recycling 2025 Expo & Forum Hingga Jakarta. FOTO/dok.SindoNews
Komitmen tersebut ditegaskan Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Di pembukaan Indo Waste & Recycling 2025 Expo & Forum Hingga Jakarta. Pameran ini menjadi ajang pertemuan strategis Bagi pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan Komunitas Bagi Memperkenalkan Pembaharuan dan solusi berkelanjutan Hingga sektor lingkungan.
Baca Juga: Indonesia Berkomitmen Atasi Polusi Plastik
Kepala BPLH, Deputi Pengendalian Sampah, Limbah, dan Bahan Berbahaya Beracun (PSLB3) KLH/BPLH, Ade Palguna, yang membuka pameran tersebut, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor. “Air, energi, pengendalian sampah, dan tata kota adalah satu kesatuan. Sinergi lintas sektor ini Kunci mewujudkan kota berkelanjutan,” ujar dia Di keterangan tertulis, Rabu (27/8).
Indo Waste & Recycling tahun ini, memasuki edisi Hingga-15 Didalam diikuti 611 peserta Di 26 Bangsa. Pameran ini merupakan Dibagian Di rangkaian pameran terintegrasi Indo Water, Indo Renergy & Electricity, dan Indo International Smart City, yang menawarkan berbagai Pembaharuan Ilmu Pengetahuan ramah lingkungan.
Menurut Ade, pemerintah telah Membahas sejumlah langkah tegas Bagi mengendalikan sampah, Di lain melarang Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Didalam sistem open dumping. Sebagai gantinya, 343 kepala Daerah diinstruksikan Bagi beralih Hingga sistem controlled landfill yang lebih ramah lingkungan.
Langkah lainnya penetapan kriteria Mutakhir penilaian Adipura yang melarang keberadaan Tempat Pembuangan Sambil (TPS) liar. Pemerintah juga mewajibkan industri, Melewati Langkah Penilaian Pangkat Kinerja Perusahaan (Proper), Bagi mengolah minimal 60 persen sampah yang dihasilkannya.
Artikel ini disadur –> sindonews.com Indonesia News: Pemerintah Targetkan Pengendalian Sampah 100% Tercapai Hingga 2029











