Bank Indonesia (Bankindonesia) melaporkan Indeks Penjualan Riil (IPR) atau penjualan eceran/ritel lebaran. FOTO/dok.SindoNews
Direktur Eksekutif Bankindonesia Ramdan Denny Prakoso mengatakan peningkatan tersebut terutama didorong Bersama kinerja positif Di Kelompok Barang Dagangan Kebiasaan Global dan Wisata, Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, dan Subkelompok Sandang.
“Secara bulanan, penjualan eceran Di Februari 2025 tumbuh sebesar 3,3 persen (mtm), lebih tinggi dibandingkan bulan Sebelumnya yang mencatat kontraksi sebesar 4,7 persen (mtm),” kata Ramdan Di Jakarta, Rabu (16/4).
Peningkatan penjualan tersebut terutama ditopang Bersama Subkelompok Sandang, Kelompok Hidangan, Minuman dan Tembakau, dan Bahan Bakar Kendaraan Bermotor. Adapun Perkembangan ini sejalan Bersama kenaikan permintaan Komunitas menjelang Ramadan dan HBKN Idulfitri.
Bagi Maret 2025, Bankindonesia mengestimasi penjualan ritel masih tumbuh, diperkirakan mencapai 236,7, atau secara tahunan tumbuh sebesar 0,5 persen (yoy). Secara bulanan, penjualan eceran Di Maret 2025 diperkirakan tumbuh 8,3 persen (mtm), lebih tinggi dibandingkan Bersama Perkembangan Di bulan Sebelumnya.
“Mayoritas kelompok Merasakan peningkatan penjualan, terutama Kelompok Peralatan Informasi dan Komunikasi, Hidangan, Minuman dan Tembakau, serta Subkelompok Sandang,” jelasnya.
(nng)
Artikel ini disadur –> sindonews.com Indonesia News: Penjualan Ritel Maret 2025 Naik Ditopang Efek Lebaran











