Seminar bertema Perkembangan Material dan Solusi Sebagai Infrastruktur Batam yang Berkelanjutan Wujud Bangga Bangun Indonesia Di Batam, Rabu (3/12). FOTO/dok.SindoNews
“Pembangunan yang menjadi visi BP Batam adalah Sebagai mewujudkan kawasan ekonomi yang maju dan berkelanjutan sebagai kontribusi Di Indonesia Emas 2045. Lantaran itu, pembangunan infrastruktur Berencana diarahkan agar ramah lingkungan, terintegrasi dan efisien, Meningkatkan Mutu hidup Kelompok, dan mendukung Penanaman Modal Asing dan Perkembangan ekonomi,” ujar Deputi BP Batam, Mouris Limanto ST Di keterangannya, Jumat (5/12/2025).
Baca Juga: SIG Perkuat Transisi Industri Hijau Sebagai Perkembangan Kinerja Berkelanjutan
Hal itu disampaikan Di seminar bertema “Perkembangan Material dan Solusi Sebagai Infrastruktur Batam yang Berkelanjutan Wujud Bangga Bangun Indonesia” Di Batam, Rabu (3/12).
Seminar yang diikuti Dari Di 100 praktisi profesional Di bidang konstruksi ini Memperkenalkan sejumlah narasumber, termasuk Direktur Operasi SIG Reni Wulandari, Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Ilham Akbar Habibie, serta pakar konstruksi lainnya.
Mouris Limanto memaparkan, Pembaruan infrastruktur berkelanjutan yang direncanakan BP Batam mencakup infrastruktur mobilitas, infrastruktur drainase & hijau (sponge city), utilitas terintegrasi (multi-utility tunnel), pengolahan sampah, mitigasi bencana, Energi Ramah Lingkungan, hingga infrastruktur smart city.
Sambil Itu, Ilham Akbar Habibie menyoroti pentingnya misi dekarbonisasi Di konstruksi. Menurutnya, transisi hijau Di konstruksi merupakan Pada Di reindustrialisasi yang regeneratif dan berpusat Di manusia (human centric). Konsep ini sangat diperlukan Sebagai memastikan Pembaruan konstruksi Merencanakan kebutuhan jangka panjang Di masa Didepan.
Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari, mempresentasikan Perkembangan-Perkembangan yang dilakukan SIG Di proses produksi dan desain produk. Perkembangan ini bertujuan Sebagai Memperkenalkan semen dan produk turunan yang rendah karbon, sekaligus menjawab tantangan pembangunan Di Daerah Bersama Situasi khusus seperti Batam yang Memiliki karakteristik tanah lunak dan sulfat.
Artikel ini disadur –> sindonews.com Indonesia News: SIG Kolaborasi Tingkatkan Ketahanan Infrastruktur Di Batam











