Neraca perdagangan Indonesia kembali mencatatkan surplus sebesar USD4,34 miliar Di September 2025. FOTO/dok.SindoNews
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Pudji Ismartini, mengatakan bahwa surplus tersebut terutama disumbang Dari kinerja positif Di Produk Internasional nonmigas, yang mencapai USD5,99 miliar.
“Surplus Di September 2025 ini lebih banyak ditopang Dari Produk Ekspor lemak dan Migas hewani/nabati, bahan bakar mineral, serta besi dan baja,” ujar Pudji Untuk konferensi pers Di Jakarta, Senin (3/11/2025).
Baca Juga: Defisit Perdagangan RI Surplus 61 Bulan Beruntun, Tembus USD4,30 Miliar per Mei
Sambil Itu, neraca perdagangan migas masih mencatat defisit sebesar USD1,64 miliar, yang disebabkan Dari meningkatnya Perdagangan Masuk Negeri hasil Migas dan Migas mentah. Secara kumulatif, neraca perdagangan Produk Indonesia Di periode Januari hingga September 2025 tetap mencatatkan surplus besar senilai USD33,48 miliar. Untuk jumlah tersebut, Produk Internasional nonmigas menyumbang USD47,20 miliar, Sambil Itu migas masih Merasakan defisit USD13,71 miliar.
Artikel ini disadur –> sindonews.com Indonesia News: Surplus 65 Bulan Beruntun, Defisit Perdagangan RI Catat USD4,34 Miliar Di September 2025











